Provinsi Kalimantan Selatan baru saja merayakan momen bersejarah hari jadi yang ke-76 pada 14 Agustus 2026. Wilayah yang dikenal dengan kekayaan budaya masyarakat Banjar ini memiliki akar sejarah yang cukup panjang, dengan penetapan hari jadi yang didasarkan pada pembentukan provinsi pasca pembubaran Republik Indonesia Serikat.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari RRI.co.id, Hari Jadi Kalimantan Selatan ditetapkan setiap 14 Agustus merujuk pada peristiwa tahun 1950. Dahulu, wilayah ini merupakan bagian dari Karesidenan Kalimantan Selatan sebelum akhirnya berdiri sendiri dengan pusat pemerintahan awal di Banjarmasin di bawah kepemimpinan gubernur pertama, dr. Moerjani.
Seiring perkembangan zaman, Kalimantan Selatan kini mengalami transformasi administratif yang signifikan. Ibu kota provinsi secara resmi berpindah dari Banjarmasin ke Banjarbaru sejak 16 Maret 2022. Dengan luas wilayah mencapai 38.744 kilometer persegi, provinsi ini menaungi 11 kabupaten dan dua kota dengan populasi penduduk yang terus berkembang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIdentitas masyarakatnya pun tercermin kuat dalam lambang daerah berbentuk perisai. Simbol-simbol di dalamnya, mulai dari gambar rumah Banjar hingga padi dan karet, merepresentasikan nilai-nilai ketuhanan, kekayaan alam, serta semangat kemerdekaan yang dilambangkan melalui angka 17-8-1945.
Tak hanya soal sejarah, kekayaan budaya menjadi daya tarik utama Kalimantan Selatan. Masyarakat setempat sangat menjunjung tinggi tradisi, seperti kain sasirangan serta upacara adat yakni Aruh Adat Meratus, Mappanretasi, Badudus, dan Melabuh. Kesenian seperti Madihin dan Mamanda juga tetap dilestarikan hingga saat ini.
Semangat masyarakat Banjar dirangkum dalam motto "Waja Sampai Kaputing", yang bermakna perjuangan tanpa mengenal menyerah. Selain itu, terdapat pula petuah bijak yang mengajarkan pentingnya persatuan yakni "Lamun Tanah Banyu Kahada Dilincai Urang, Jangan Bacakut Papadaan", yang berarti pentingnya menjaga kerukunan sesama saudara.