Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026. Acara khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam upacara monumental ini, Presiden Prabowo melantik sebanyak 1.177 calon perwira remaja (capraja). Jumlah tersebut terdiri atas 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), serta 282 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).
Rangkaian prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 69/TNI/Tahun 2026 dan Keppres Nomor 70/Polri/Tahun 2026 mengenai pengangkatan taruna-taruni Akademi TNI dan Akpol menjadi perwira. Pembacaan Keppres ini dilakukan oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.
Momen puncak terjadi saat Kepala Negara menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih penghargaan Adhi Makayasa atas prestasi akademik dan kepemimpinan terbaik. Penerima penghargaan tersebut meliputi Letda Inf Calvin Tidar Sakti (Akmil), Letda Laut (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra (AAL), Letda Pnb Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman (AAU), dan Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja (Akpol).
Prosesi berlanjut dengan pengucapan sumpah perwira yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan diwakili empat calon perwira dari lintas agama. "Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945," tegas Prabowo mendiktekan sumpah.
Dalam amanatnya, Presiden memberikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian sesungguhnya. Acara ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran Kabinet Merah Putih.