Tim Pusat Laboratorium Forensik Puslabfor Polri memastikan tidak menemukan adanya zat racun dari hasil olah tempat kejadian perkara kematian seorang pria bernama Sutrimo di sebuah klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kasubnit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Robby Pasha secara tegas membantah adanya temuan racun di lokasi kejadian saat dikonfirmasi oleh awak media di depan klinik tersebut.
"Nggak, nggak, nggak," ujar Robby Pasha singkat menjawab pertanyaan wartawan mengenai indikasi keberadaan racun di tempat kejadian perkara.
Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat membeberkan secara rinci hasil lengkap olah tempat kejadian perkara maupun spesifikasi barang-barang yang diamankan karena proses penyelidikan masih berjalan secara intensif.
Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian kini telah dibawa ke Puslabfor Polri guna menjalani pemeriksaan laboratorium lebih mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa seluruh hasil pemeriksaan laboratorium forensik tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi oleh bagian Humas Polda Metro Jaya atau pimpinan penyidik yang menangani kasus ini.
"Ada beberapa ya. Nanti sama Humas ya, sama Humas. Biar Humas yang jelaskan," kata Robby menambahkan keterangan terkait barang bukti yang diamankan petugas.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat menyelidiki kematian Sutrimo yang ditemukan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia di kawasan Kebayoran Baru pada Kamis lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa korban awalnya ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, yang kemudian memicu penyelidikan gabungan oleh aparat penegak hukum.