Istana Garuda berdiri megah sebagai salah satu istana kepresidenan Republik Indonesia di kawasan Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Terletak di atas bukit menghadap langsung ke Plaza Seremonial, bangunan ikonik seluas 2.400 meter persegi ini dibangun di atas lahan seluas 100 hektare di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Bentuk bangunan utama menyerupai burung garuda sedang mengepakkan sayap merupakan hasil karya pematung terkenal I Nyoman Nuarta yang disetujui pada tahun 2022. Desain tersebut mengalahkan konsep awal Astana Indonesia Raya rancangan Nagara Rimba Nusa yang sebelumnya memenangkan sayembara desain kawasan ibu kota baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelubung bangunan megah ini memiliki tinggi 77 meter dengan bentangan sayap mencapai 177 meter. Struktur artistik tersebut tersusun dari 4.650 bilah tembaga seberat masing-masing 0,3 ton sebagai wujud perpaduan antara seni, sains, dan teknologi tingkat tinggi.
Simbol burung garuda dipilih karena merepresentasikan nilai persatuan bangsa Indonesia di tengah keragaman suku, adat istiadat, bahasa, budaya, serta agama. Kompleks bangunan ini juga terintegrasi dengan Istana Negara, Kantor Sekretariat Presiden, serta empat kementerian koordinator.
Transformasi Desain dan Filosofi Arsitektur Istana Garuda
Proses pembangunan Istana Garuda melibatkan ketelitian tinggi untuk memastikan aspek estetika serta fungsi bangunan tetap seimbang. Perwujudan lambang negara ini dirancang untuk menjadi markah tanah kebanggaan Indonesia di kancah global sekaligus mendongkrak sektor pariwisata.
Pemilihan bentuk garuda didasarkan pada sejarah panjang bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika. Setiap detail arsitektur dipikirkan matang guna mencerminkan identitas nasional yang kuat pada pusat pemerintahan baru.
Kompleks Istana Kepresidenan Nusantara dirancang terpadu untuk mendukung efektivitas kegiatan kenegaraan sehari-hari. Kehadiran bangunan futuristis ini menandai babak baru sejarah arsitektur modern di tanah air.
Pemerintah terus memastikan seluruh fasilitas pendukung di sekitar kawasan istana rampung sesuai target pembangunan nasional. Transformasi kawasan hutan di Kalimantan Timur kini berubah menjadi pusat administrasi negara yang membanggakan.