Masjid Negara Ibu Kota Nusantara atau Masjid Raya Nusantara berdiri megah sebagai masjid nasional baru di kawasan ibu kota masa depan, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Pelaksana konstruksi proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) melalui kerja sama operasi bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan target penyelesaian akhir tahun 2024.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBangunan utama masjid menempati area seluas 32.125 meter persegi dari total keseluruhan lahan 59.081 meter persegi, serta dirancang mampu menampung kapasitas hingga 61.000 jemaah.
Presiden Joko Widodo memimpin langsung proses peletakan batu pertama atau groundbreaking pada 17 Januari 2024 sebagai tanda dimulainya pembangunan infrastruktur peribadatan tersebut.
Desain Unik dan Konsep Green Building Masjid Negara
Kubah masjid mengusung desain unik menyerupai serban, sementara tata letak pintu masuk dirancang mengakomodasi seluruh arah mata angin guna memaksimalkan sirkulasi udara alami.
Penerapan konsep green city diwujudkan melalui perancangan bangunan sebagai green building yang memanfaatkan material ramah lingkungan serta meminimalisasi limbah konstruksi.
Kawasan sekitar masjid turut dilengkapi infrastruktur pendukung meliputi area komersial seluas 2.221 meter persegi, kolam retensi seluas 123.502 meter persegi, jalan, serta jembatan.
Pembangunan kawasan terpadu ini juga merencanakan pendirian rumah ibadah lain seperti gereja katedral, vihara, pura, hingga kelenteng guna menjamin kerukunan umat beragama.