Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Sejarah Sholawat Badar, Lirik Arab...
NASIONAL

Sejarah Sholawat Badar, Lirik Arab Lengkap dengan Artinya

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2026-07-20
Naskah lirik Sholawat Badar dalam tulisan Arab dan artinya sebagai warisan budaya

Naskah lirik Sholawat Badar dalam tulisan Arab dan artinya sebagai warisan budaya

Sholawat Badar atau yang dikenal juga dengan nama Sholawat Badriyah merupakan salah satu pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang sangat populer di tanah air. Berdasarkan catatan sejarah, bait-bait pujian ini ditulis oleh Kiaji Haji Ali Manshur Shiddiq, seorang ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) asal Tuban, Jawa Timur. Beliau menggubah sholawat ini sekitar tahun 1960 hingga 1962 saat mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Departemen Agama Banyuwangi sekaligus Ketua PCNU Banyuwangi.

Menurut konteks sejarahnya, Sholawat Badar diciptakan ketika kondisi politik di Indonesia sedang mengalami masa kegawatan dan ketidakpastian. Melalui lantunan bait doa ini, penciptanya menyelipkan permohonan keselamatan bagi umat dan bangsa dari berbagai fitnah serta bencana yang mengancam pada masa itu.

Dari pantauan redaksi, kepopuleran Sholawat Badar terus bertahan melintasi generasi dan kini selalu berkumandang dalam berbagai kegiatan keagamaan umat Muslim di Indonesia. Berkat nilai historis dan spiritualnya yang tinggi, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi secara resmi menetapkan Sholawat Badar sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) pada tanggal 21 Oktober 2022.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, lirik Sholawat Badar mengandung untaian doa tawassul yang sangat mendalam. Bait pertama berbunyi "Shalaatullaah Salaamullaah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah, Shalaatullaah Salaamullaah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah", yang berarti "Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi utusan Allah. Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah."

Melalui bait berikutnya, umat diajak untuk memohon perlindungan dari segala mara bahaya, seperti yang tertuang dalam baris "llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah, Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah". Kalimat tersebut memuat arti, "Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan ummat, dari bencana dan siksa. Dan dari susah dan kesulitan, karena berkahnya ahli badar ya Allah."

Tidak hanya memohon keselamatan dari bencana fisik, sholawat ini juga memuat doa agar masyarakat dihindarkan dari wabah penyakit serta tipu daya musuh yang berniat merusak ketenteraman. Keutamaan mengamalkan Sholawat Badar ini terletak pada kekuatan spiritualnya yang mampu memberikan ketenangan batin sekaligus menjadi sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta di segala situasi.

Topics
sholawat badar kh ali manshur shiddiq nahdlatul ulama warisan budaya religi islam lifestyle
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.