Conor Gallagher bergabung dengan Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari 2026 dengan nilai transfer senilai 40 juta euro dan mendapatkan gaji yang cukup tinggi di klub asal London utara tersebut.
Meskipun sempat mengecewakan pendukung pada setengah musim pertama di N17, gelandang tengah berusia daratan Inggris ini mampu membuktikan kapasitasnya menjelang akhir kampanye Liga Inggris 2025/2026 setelah kedatangan manajer baru.
Perjalanan skuad Spurs dalam mengamankan posisi di kasta tertinggi Liga Inggris tidak lepas dari kontribusi kerja keras serta pengalaman bertanding yang ditunjukkan oleh Gallagher dalam setiap laga krusial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePeningkatan performa tersebut turut dirasakan oleh sejumlah pilar penting klub lainnya seperti Micky van de Ven dan Pedro Porro yang sebelumnya sempat mengalami penurunan performa drastis akibat gaya kepelatihan yang kurang cocok.
Kebangkitan Conor Gallagher Bersama De Zerbi
Transformasi kepelatihan dari Thomas Frank ke Roberto De Zerbi menjadi titik balik paling krusial bagi kebangkitan karier Conor Gallagher di skuad utama Tottenham Hotspur.
Pelatih asal Italia tersebut dikenal sebagai penggemar berat gaya permainan sang gelandang yang sebelumnya pernah bersinar di bawah asuhan Mauricio Pochettino.
Meskipun sempat menuai kritik terkait performa masa lalunya di Chelsea dan Atletico Madrid, Gallagher dinilai masih memiliki kapasitas mumpuni sebagai pemain rotasi yang berguna bagi taktik De Zerbi.
Dukungan penuh dari sang manajer baru diharapkan mampu memaksimalkan potensi pemain bernomor punggung andalan tersebut untuk membantu lini tengah Spurs mengarungi ketatnya persaingan Liga Inggris.