Kehadiran Jose Mourinho di Real Madrid diprediksi membawa struktur kuat ke lini tengah yang sempat kesulitan menemukan keseimbangan ideal pada musim-musim sebelumnya.
Pelatih asal Portugal itu terbiasa menerapkan sistem 4-2-3-1 dan pendekatan awalnya di skuad menunjukkan indikasi penggunaan taktik serupa.
Dalam formasi tersebut, Jude Bellingham diproyeksikan sebagai gelandang serang di belakang penyerang utama dan di depan dua gelandang jangkar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSituasi ini menghadirkan keputusan taktik penting bagi Mourinho dalam menentukan dua pemain yang mengisi posisi double pivot.
Pilihan Kombinasi Gelandang Real Madrid di Era Mourinho
Pilihan yang tersedia mencakup Bernardo Silva, Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, dan Eduardo Camavinga dengan karakteristik permainan yang berbeda.
Duet Bernardo Silva dan Aurelien Tchouameni menjadi opsi paling seimbang jika Mourinho ingin satu gelandang mengontrol penguasaan bola dan satu lagi memberikan proteksi pertahanan.
Kombinasi Bernardo dan Valverde menghadirkan lini tengah yang lebih agresif serta memiliki mobilitas tinggi di lapangan.
Pasangan Tchouameni dan Valverde dinilai sebagai double pivot paling aman karena memadukan kedisiplinan posisi dengan tenaga serta kemampuan membawa bola.
Sementara itu, duet Tchouameni dan Camavinga menawarkan kapasitas fisik luar biasa serta perlindungan pertahanan yang solid untuk meredam tekanan lawan.