Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Drama Adu Penalti, Real Madrid...
OLAHRAGA

Drama Adu Penalti, Real Madrid Kalahkan Atletico di Final Liga Champions

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 31 Juli 2026
Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo rayakan kemenangan Real Madrid di final Liga Champions 2016

Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo rayakan kemenangan Real Madrid di final Liga Champions 2016

Real Madrid resmi menjadi juara Liga Champions Eropa untuk ke-11 kalinya sepanjang sejarah. Los Blancos mengalahkan rival sekota Atletico Madrid lewat drama adu penalti 5-3 setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu pada final di Stadio San Siro, Milan, 28 Mei 2016.

Laga yang mempertemukan dua tim sekota ini menjadi pengulangan final 2014 lalu. Kali ini Real Madrid tampil lebih dominan di babak awal. Gol pembuka tercipta pada menit ke-15 melalui Sergio Ramos usai memanfaatkan kemelut di kotak penalti Atletico. Wasit Mark Clattenburg sempat menganulir gol tersebut, tapi setelah meninjau tayangan ulang di babak pertama, ia mengakui ada pelanggaran offside dalam proses terciptanya gol.

Memasuki babak kedua, Atletico Madrid mendapat hadiah penalti pada menit ke-46. Fernando Torres dilanggar Pepe dari belakang. Kiper Keylor Navas mendapat kartu kuning karena menunda eksekusi. Namun Antoine Griezmann gagal mengeksekusi penalti setelah bola menghantam mistar gawang. Peluang emas itu pun sirna.

Atletico baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-79. Yannick Carrasco sukses menyambut umpan silang Juanfran dari sisi kanan dan mencetak gol penyama dari jarak dekat. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit, membuat laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Babak tambahan waktu 30 menit tidak menghasilkan gol tambahan. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama tos-tosan, Juanfran menjadi eksekutor keempat Atletico yang gagal setelah tendangannya mengenai tiang gawang. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai algojo kelima Real Madrid sukses menjalankan tugasnya dan mengunci kemenangan 5-3 untuk Madrid.

Zinedine Zidane menjadi pelatih asal Prancis pertama yang memenangkan Liga Champions dan orang ketujuh yang berhasil menjuarai kompetisi ini sebagai pemain dan pelatih. Sebelumnya, ia sudah memenangkan trofi ini sebagai pemain pada 2002 bersama Real Madrid. Sementara itu, Sergio Ramos dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan karena penampilan apiknya di lini belakang sekaligus mencetak gol pembuka.

Di sisi lain, Diego Simeone harus kembali merasakan pahitnya kekalahan di final. Ini adalah kekalahan ketiga Atletico di final Liga Champions setelah 1974 dan 2014. Usai laga, Simeone mengungkapkan rasa bangganya pada anak asuhnya dan menyatakan akan memikirkan masa depannya sebagai pelatih Atletico. "Rencana saya adalah berpikir, itu saja," ujar Simeone singkat.

Sebelum pertandingan, penampilan Alicia Keys dalam upacara pembukaan menjadi sorotan. Ini pertama kalinya final Liga Champions menampilkan pertunjukan musik langsung. Andrea Bocelli juga turut membawakan lagu kebangsaan UEFA Champions League. Stadion San Siro yang berkapasitas 80.018 penonton itu terlihat penuh sesak oleh puluhan ribu pendukung kedua kesebelasan.

Topics
liga champions 2016 real madrid atletico madrid final san siro sergio ramos cristiano ronaldo antoine griezmann zinedine zidane diego simeone sepak bola eropa
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.