Keberhasilan menjuarai NBA 2026 menjadi pencapaian luar biasa bagi New York Knicks. Namun, seperti kebanyakan tim dalam beberapa musim terakhir, mereka harus rela berpisah dengan pemain kunci di skuad akibat regulasi finansial, di mana Mitchell Robinson akhirnya dilepas ke Boston Celtics pada jeda musim.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Bintang Knicks, Jalen Brunson, saat ini memiliki salah satu kontrak paling ramah tim di liga setelah dirinya rela melepas potensi pendapatan sekitar 100 juta dolar AS. Keputusan ini membantu Knicks memiliki fleksibilitas finansial di bawah aturan second apron untuk membangun skuad kompetitif.
Perjudian tersebut membuahkan hasil manis bagi Brunson dan Knicks pada tahun 2026. Mereka sukses menyusun komposisi tim dengan pemain bergaji tinggi seperti Karl-Anthony Towns dan OG Anunoby, dua pilar yang memberikan dampak terbesar di luar Brunson saat mengalahkan San Antonio Spurs di Final NBA.
Kini setelah membawa Knicks menjadi juara, Brunson memberikan pandangannya mengenai aturan second apron dan bagaimana regulasi itu memengaruhi masa depan tim. Menurutnya, pembatasan ketat ini memiliki sisi positif dan negatif bagi kompetisi bola basket tertinggi di Amerika Serikat tersebut.
"Saya pikir ada pro dan kontra di dalamnya. Karena aturan second apron ini, kami harus kehilangan Mitch. Jelas, saya sangat ingin dia kembali, dia adalah bagian besar dari apa yang telah kami lakukan selama ini," ujar Brunson saat berbicara di acara Nightcap bersama Shannon Sharpe.
Brunson juga menyoroti bagaimana aturan baru ini memecah dominasi tim-tim bertabur bintang yang sempat dikritik pencinta basket. "Sebelum ada aturan second apron ini, kita melihat terlalu banyak superteam di liga. Orang-orang sempat memprotesnya. Sekarang, ketika kompetisi menjadi lebih seimbang, apa lagi yang diinginkan? Bagi saya pribadi, saya hanya menavigasi ini sebaik mungkin dan mengontrol apa yang bisa saya kontrol," tambahnya.
Meski NBA dipastikan bakal terus menerapkan aturan finansial ketat ini, diskusi mendalam antara pihak liga dan Asosiasi Pemain NBA (NBAPA) diprediksi akan terus bergulir. Menarik untuk dinantikan bagaimana kedua belah pihak menyikapi aturan batasan gaji ini dalam beberapa tahun ke depan.