Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengambil keputusan tegas terkait posisi Eduardo Camavinga dengan memastikan pemain asal Prancis itu tidak akan lagi ditugaskan sebagai bek kiri. Berdasarkan laporan dari Defensa Central pada musim 2026/27, Mourinho memproyeksikan Camavinga murni sebagai gelandang tengah untuk menjadi pelapis bagi Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri ketidakpastian posisi yang kerap membayangi perjalanan karier Camavinga bersama Real Madrid dalam beberapa musim terakhir. Pemain internasional Prancis itu sebelumnya sering kali terpaksa digeser ke posisi bek kiri akibat krisis cedera atau masalah kedalaman skuad yang dialami tim.
Di bawah arahan Mourinho, situasi tersebut dipastikan berubah total karena sang pelatih tidak ingin pemainnya menghabiskan waktu beradaptasi di posisi lain. Juru taktik asal Portugal itu hanya akan mempertimbangkan opsi darurat ekstrem apabila harus kembali menurunkan Camavinga di lini pertahanan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKedatangan Marc Cucurella ke Santiago Bernabeu turut memperkuat posisi bek kiri Real Madrid dan membuat Mourinho memiliki spesialis di pos tersebut. Selain Cucurella, kehadiran opsi lain seperti Alvaro Carreras serta pemulihan Ferland Mendy membuat klub tidak lagi kekurangan stok pemain bertahan murni.
Mourinho Andalkan Camavinga di Lini Tengah Real Madrid
Jose Mourinho sangat mengandalkan tenaga Eduardo Camavinga di sektor gelandang dan memasukkannya ke dalam rencana utama tim untuk musim mendatang. Mantan pemain Rennes tersebut dipastikan tetap bertahan di klub meskipun sempat muncul spekulasi terkait potensi penjualan dirinya pada bursa transfer.
Pelatih berusia 63 tahun itu ingin menjaga peran Camavinga tetap fokus pada satu posisi agar sang pemain dapat mengembangkan potensinya secara maksimal. Berdasarkan laporan media olahraga, sang gelandang muda diproyeksikan sering turun dari bangku cadangan untuk melakukan rotasi di lini tengah.
Mourinho meyakini bahwa kebiasaan mempelajari tuntutan peran yang berbeda justru berpotensi mengalihkan fokus pemain dari perkembangan performa aslinya di lini sentral. Oleh karena itu, kehadiran pemain akademi maupun rekrutan baru memberikan fleksibilitas penuh bagi skuad Los Blancos.
Dengan komposisi lini tengah dan belakang yang semakin kompetitif, Real Madrid menatap musim kompetisi baru dengan kesiapan penuh di bawah komando sang pelatih.