Ketegangan internal melanda kubu Barcelona menyusul sikap keras kepala Frenkie de Jong yang terus menolak menjalani operasi medis untuk memulihkan cedera kaki berkepanjangan. Berdasarkan laporan pengamatan Kabayan News, hubungan antara manajemen klub asal Catalan tersebut dan sang gelandang asal Belanda telah mencapai titik nadir akibat perbedaan pandangan penanganan cedera.
Pihak tim medis Blaugrana menegaskan bahwa prosedur pembedahan merupakan satu-satunya jalan keluar mutlak guna menyelesaikan masalah fisik tersebut secara tuntas. Kendati demikian, De Jong memilih opsi konservatif non-invasif yang berisiko membuatnya harus absen menepi dari lapangan hijau selama empat hingga enam bulan ke depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSituasi pelik ini tentu menjadi pukulan telak bagi rencana taktik pelatih kepala Hansi Flick dalam menyongsong musim kompetisi baru. Sebagaimana diungkapkan oleh sumber internal klub, kekecewaan para petinggi Camp Nou juga dipicu oleh dugaan prioritas pemain berusia 29 tahun itu yang dianggap lebih mementingkan kebugaran bersama tim nasional Belanda di ajang Piala Dunia ketimbang performa maksimal bersama klub.
Menanggapi polemik tersebut, analisis Kabayan News menilai bahwa posisi De Jong di lini tengah semakin terancam oleh kehadiran para pemain muda berbakat seperti Marc Bernal serta kembalinya Gavi. Terlebih lagi, rumor kedatangan gelandang Manchester City Rodri kian memperkuat indikasi bahwa manajemen Barcelona siap mendepak sang pemain pada bursa transfer mendatang demi meredakan ketegangan finansial dan teknis di dalam skuad.