Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Kisah Unik Final Piala Liga 1985,...
OLAHRAGA

Kisah Unik Final Piala Liga 1985, Norwich Bungkam Sunderland

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 24 Maret 1985
Suasana final Piala Liga 1985 antara Norwich City dan Sunderland di Wembley

Suasana final Piala Liga 1985 antara Norwich City dan Sunderland di Wembley

Norwich City keluar sebagai juara Piala Liga 1985 setelah menaklukkan Sunderland dengan skor tipis 1-0 di Stadion Wembley pada 24 Maret 1985. Kemenangan tersebut dipastikan melalui gol bunuh diri Gordon Chisholm yang salah mengantisipasi tendangan Asa Hartford hingga bola bersarang ke gawang sendiri.

Pertandingan berjalan sengit dan penuh drama ketika Sunderland mendapat peluang emas menyamakan kedudukan lewat titik penalti pada paruh kedua. Namun, peluang itu sirna setelah eksekusi Clive Walker gagal membuahkan hasil akibat tendangannya melenceng setelah sebelumnya terjadi handsball oleh bek Norwich Dennis van Wijk.

Mick Channon mengenang momen manis tersebut sebagai hari luar biasa bersama rekan setim berkualitas seperti Steve Bruce, Dave Watson, dan John Deehan. Di sisi lain, bek Sunderland David Corner mengakui gol penentu kemenangan Norwich lahir dari kesalahan fatalnya dalam mengamankan bola keluar lapangan.

Ironisnya, di balik kesuksesan tampil di partai puncak, Norwich dan Sunderland harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke divisi dua pada akhir musim 1984-1985. Kendati demikian, ikatan emosional positif antar suporter pada laga final melahirkan tradisi Friendship Trophy setiap kali kedua klub bertemu.

Perjalanan Panjang Menuju Panggung Final

Sunderland

Kedua tim memulai kiprah dari putusan regulasi babak kedua turnamen dengan menghadapi lawan-lawan tangguh sebelum melangkah ke partai puncak. Norwich mengawali langkah dengan menyingkirkan Preston North End lewat keunggulan agregat meyakinkan sembilan banding empat.

Skuad berjuluk The Canaries itu kemudian melewati adangan Aldershot, Notts County, dan Grimsby Town sebelum menundukkan rival regional Ipswich Town di babak semifinal. Perjuangan keras juga dilalui Sunderland untuk mencetak sejarah pertama kali tampil di final Piala Liga.

Perjalanan skuad asuhan pelatih Sunderland dimulai dengan menyingkirkan Crystal Palace, Nottingham Forest, serta Watford dalam duel ketat. Puncak perjuangan mereka terjadi saat membungkam Chelsea dengan agregat lima banding dua di babak semifinal.

Meski gagal mengangkat trofi juara akibat gol bunuh diri di Wembley, perjalanan Sunderland tetap dikenang sebagai pencapaian bersejarah bagi klub. Hubungan baik antara kedua pendukung kini diabadikan dalam bentuk trofi persahabatan setiap kali bentrok di lapangan hijau.

Topics
norwich city sunderland piala liga wembley stadium gordon chisholm sepak bola inggris sejarah liga inggris
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.