Proses pelunasan tagihan pajak dari Ebbsfleet United kepada HMRC diprediksi bakal segera rampung apabila manajemen mampu memenuhi tenggat waktu ketat yang diberikan oleh pihak liga dalam waktu dekat.
Berdasarkan laporan Kabayan News, klub peserta National League South tersebut kini tengah berkejaran dengan waktu untuk melunasi total kewajiban finansial yang menyentuh angka GBP 150.000 atau sekitar Rp 3 miliar lebih termasuk denda dan PPN.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepala Eksekutif Ebbsfleet United, Damian Irvine menjelaskan bahwa tagihan pajak tersebut harus segera diselesaikan sebelum batas waktu yang telah ditetapkan agar status sanksi klub dapat ditinjau kembali oleh operator kompetisi.
"Saya pikir itu sekitar 130 ribu poundsterling, mungkin lima atau sepuluh ribu di antaranya adalah denda dan penalti serta komponen PPN," ujar Irvine dalam wawancara resmi klub, sebagaimana dikutip dari laporan media setempat.
Dari analisis Kabayan News, penundaan tiga laga awal musim ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap arus kas klub, terutama karena hilangnya potensi pendapatan dari tiket penonton pada laga kandang penting.
Selain persoalan pajak kepada HMRC, manajemen klub juga dihadapkan pada kewajiban pembayaran kreditor sepak bola lainnya senilai 20.000 poundsterling guna menjamin kelangsungan finansial klub hingga akhir musim.