Keputusan manajemen AC Milan mempertahankan ban kapten pada diri Mike Maignan mendapat sorotan tajam dari legenda klub Alessandro Costacurta. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, kritik keras tersebut muncul setelah kiper utama Tim Nasional Prancis tersebut meminta tambahan libur dan memicu badai kritik dari kalangan internal maupun para pendukung setia Rossoneri.
"Saya akan mengambil ban kapten dari Maignan lalu memberikannya kepada pemain lain," ujar Costacurta saat menghadiri acara penghargaan Ponte di Legno Culture and Sentiment Awards. Mantan bek tangguh AC Milan tersebut menegaskan bahwa seorang pemimpin di atas lapangan harus memberikan contoh teladan dan mematuhi aturan klub secara konsisten.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBadai kontroversi melanda Maignan setelah ia absen dari pemakaman Franco Baresi dan mengajukan perpanjangan waktu liburan selama empat hari. Situasi tersebut semakin diperparah catatan minor kedisiplinan skuad AC Milan pada musim lalu, termasuk beberapa insiden keterlambatan pemain ketika memasuki lapangan pertandingan.
Costacurta berpendapat bahwa masalah utama AC Milan terletak pada lemahnya figur teladan yang mampu menegakkan rasa tanggung jawab. Menurut analisis Kabayan News, ketegasan figur kepemimpinan di dalam skuad sangat dibutuhkan agar insiden pelanggaran aturan internal klub tidak terulang kembali pada musim kompetisi mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Costacurta turut memberikan dukungan kepada sejumlah talenta muda Italia seperti Francesco Camarda untuk mendapat tempat utama di skuad Rossoneri. Ia menyarankan manajemen AC Milan agar memaksimalkan potensi pemain muda berbakat alih-alih mendatangkan penyerang baru yang belum tentu memberikan dampak signifikan bagi tim.