Gelandang muda Chelsea Mahdi Nicoll-Jazuli langsung mencuri perhatian publik sepak bola dunia setelah tampil memukau pada laga pramusim menghadapi Juventus di Stamford Bridge. Pemain kelahiran Sídney tersebut menunjukkan kualitas luar biasa di lini tengah, meskipun usianya baru menginjak 16 tahun dan 211 hari saat berhadapan langsung dengan pemain bintang lawan seperti Manuel Locatelli.
Berdasarkan laporan media Spanyol Marca, Nicoll-Jazuli tampil sebagai starter mendampingi Moisés Caicedo dan mencatatkan statistik impresif dengan akurasi operan mencapai 96 persen. Remaja berbakat jebolan akademi Cobham itu juga mencatatkan 12 kali konduksi bola sukses serta beberapa tekel penting di area pertahanan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerforma apik tersebut membuat banyak pihak menyamakan gaya bermainnya dengan bintang Real Madrid Jude Bellingham. Ia dinilai memiliki fleksibilitas tinggi dalam mengisi posisi gelandang bertahan, tengah, maupun penyerang lubang berkat kombinasi teknik tinggi dan visi bermain matang.
Pelatih Chelsea Xabi Alonso memberikan pujian terbuka terhadap perkembangan pesat anak asuhnya tersebut. Menurut analisis awak media, sentuhan tangan dingin sang juru taktik terbukti mampu mengeluarkan potensi terbaik dari sang wonderkid dalam sesi latihan maupun pertandingan kompetitif.
"Dia memiliki dinamika besar dan kualitas mumpuni sebagai pemain lengkap," ujar Xabi Alonso mengutip laporan Marca. Juru taktik asal Spanyol itu menambahkan bahwa sang pemain belia mempunyai karakteristik spesial yang jarang ditemukan pada remaja seusianya.
Nicoll-Jazuli sendiri mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan bimbingan langsung dari pelatih sekaliber Xabi Alonso dalam karier profesionalnya. Pengalaman berharga ini diyakini bakal membentuk mentalitas sang gelandang muda untuk menembus skuad utama secara reguler di kompetisi Liga Inggris.