Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Mengenal Goal Difference, Aturan...
OLAHRAGA

Mengenal Goal Difference, Aturan Pecah Rekor di Sepakbola

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 6 Agustus 2026
Ilustrasi perhitungan selisih gol dalam klasemen sepakbola

Ilustrasi perhitungan selisih gol dalam klasemen sepakbola

Goal difference atau selisih gol menjadi aturan baku dalam dunia sepakbola untuk memecahkan kebuntuan klasemen saat dua tim atau lebih memiliki jumlah poin yang sama. Sistem ini dihitung dari jumlah gol yang dicetak dikurangi jumlah gol yang kemasukan sepanjang musim kompetisi berlangsung.

Federasi sepakbola dunia FIFA pertama kali menerapkan goal difference sebagai tiebreaker pada Piala Dunia 1970 di Meksiko. Lima tahun berselang, English Football League mengadopsi aturan serupa dan sejak saat itu selisih gol menjadi standar di berbagai liga domestik maupun turnamen internasional.

Sebelum era goal difference, kompetisi menggunakan goal average atau rata-rata gol yang dihitung dari jumlah gol dicetak dibagi dengan jumlah gol yang kemasukan. Sistem ini dinilai kurang mendukung permainan ofensif karena tim lebih diuntungkan jika fokus bertahan ketimbang mencetak gol tambahan.

Perhitungan goal difference bersifat zero sum, artinya keuntungan satu tim berupa tambahan satu gol akan menjadi kerugian bagi lawan dengan kebobolan satu gol. Konsekuensinya, total selisih gol seluruh tim dalam satu liga selalu berjumlah nol apabila semua pertandingan telah dimainkan.

Contoh Dramatis Penentuan Juara via Selisih Gol

Fifa

Jika dua tim atau lebih masih imbang pada poin dan selisih gol, maka aturan berikutnya yang digunakan adalah jumlah gol yang dicetak. Tim dengan produktivitas gol tertinggi akan berada di posisi lebih baik sebelum akhirnya menggunakan tiebreaker lain seperti rekor head-to-head.

Eredivisie 2006-2007 menjadi salah satu contoh paling dramatis penggunaan goal difference. PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam finis dengan poin sama, namun PSV keluar sebagai juara karena unggul selisih gol setelah mencetak lima gol di pertandingan terakhir melawan Vitesse Arnhem.

Musim 2011-2012 Premier League juga menyajikan ketegangan serupa antara Manchester City dan Manchester United. Kedua tim sama-sama mengoleksi poin sama memasuki pekan terakhir, namun City unggul selisih gol dan berhasil mempertahankan keunggulan tersebut setelah menang dramatis 3-2 atas Queens Park Rangers.

Pada 1988-1989, Arsenal memenangkan gelar Liga Inggris setelah finis dengan poin dan selisih gol yang sama dengan Liverpool. The Gunners keluar sebagai juara berkat jumlah gol yang dicetak lebih banyak, menunjukkan betapa pentingnya produktivitas di depan gawang.

Topics
goal difference selisih gol tiebreaker sepakbola aturan fifa klasemen liga premier league eredivisie sejarah sepakbola perhitungan gol kompetisi olahraga
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.