Petenis Jepang Naomi Osaka bertekad memperbaiki rekor penampilannya di Toronto pada ajang turnamen WTA 1000 Kanada Open 2026 demi membangun momentum positif jelang bergulirnya turnamen Grand Slam US Open. Mantan petenis nomor satu dunia yang kini menduduki unggulan kesebelas tersebut membawa modal positif usai menembus babak semifinal di Washington pekan lalu.
Berdasarkan analisis dari awak media, performa Osaka menunjukkan grafik peningkatan yang cukup stabil setelah sempat absen panjang akibat cuti melahirkan pada tahun 2023. Meskipun memiliki catatan rekor yang kurang mengesankan di Toronto dengan pencapaian terbaiknya hanya sampai perempat final pada 2019 silam, ia optimis bisa membalikkan keadaan tahun ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan resmi dari lokasi turnamen, Osaka menyatakan bahwa kekalahan di semifinal Washington lalu justru memberikannya banyak pelajaran berharga untuk mengevaluasi gaya permainannya. "Saya kehilangan pertandingan terakhir saya, tetapi itu membantu saya mengetahui apa yang ingin saya lakukan secara persis," ujarnya penuh motivasi.
Perjalanan petenis berusia andalan Jepang ini dipastikan tidak akan berjalan mudah karena ia berada dalam kuartal yang sama dengan sejumlah unggulan berat seperti juara Australian Open Elena Rybakina dan petenis muda berbakat Mirra Andreeva. Pada babak pembuka turnamen di Toronto ini, Osaka dijadwalkan akan menghadapi tantangan dari petenis asal Hungaria Panna Uvardy.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, konsistensi penampilan di lapangan keras akan menjadi kunci utama bagi Osaka untuk mengembalikan dominasinya di jajaran elit tenis putri dunia. Selain fokus pada persaingan ketat di Kanada Open, persaingan menuju US Open yang akan dimulai pada akhir Agustus mendatang juga menjadi target utama bagi para petenis top dunia termasuk sang pemuncak ranking WTA Aryna Sabalenka.