Hansi Flick menghadapi tantangan besar di Barcelona. Targetnya adalah meraih tiga gelar La Liga beruntun, dan untuk mencapainya, ia harus membangun versi anyar Blaugrana yang mampu membawa sistemnya ke level selanjutnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Real Madrid disebut-sebut siap menggelontorkan dana besar untuk menggulingkan raja Spanyol dari takhta. Mereka berharap perekrutan Rodri dari Manchester City menjadi langkah penentu jika kesepakatan terwujud.
Lini tengah selalu menjadi tulang punggung Barcelona. Namun, melihat komposisi skuad saat ini, muncul pertanyaan besar apakah sektor tersebut masih akan menjadi kekuatan tim musim ini.
Flick berbeda dari para pendahulunya. Ia tak mengusung tiki-taka atau penguasaan bola untuk sekadar menguasai. Alih-alih mencari Sergio Busquets versi baru, ia mengubah taktik menjadi lebih langsung, dengan prioritas merebut bola di area lawan dan menyerang dari situ.
Pedri kini dimainkan di posisi lebih dalam dan tampil impresif, biasanya berduet dengan Frenkie de Jong jika sang pemain fit. Namun belakangan, kondisi kebugaran De Jong menjadi tanda tanya besar.
Kejutan terjadi saat Flick tiba dua tahun lalu, yakni debut Marc Bernal. Remaja itu nyaris menjadi bintang baru sebelum cedera ACL dan robekan meniskus menghantamnya hanya beberapa hari setelah berkarier. Alhasil, ia absen lebih dari setahun. Musim lalu, Flick sangat berhati-hati memberinya menit bermain.
Gavi pun dalam beberapa tahun terakhir berjuang keras pulih dari cedera ACL parah yang dialaminya pada 2023. Menjelang musim baru, pemain berjuluk "pejuang" Barcelona itu siap tempur dan bertekad menebus waktu yang hilang.
Frenkie de Jong dipastikan absen berbulan-bulan. Artinya, peluang besar terbuka bagi Gavi atau Marc Bernal untuk mengisi kekosongan tersebut.
Keduanya memiliki profil yang sangat berbeda, tetapi sama-sama berharap musim ini menjadi tahun kebangkitan mereka. Mereka ingin membuktikan kepada Hansi Flick bahwa mereka adalah pemain yang tak tergantikan dalam proyeknya.
Satu hal yang menggembirakan adalah kedatangan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi. Kedua pemain depan ini menjadi contoh bagaimana melakukan pressing tinggi dengan komitmen dan determinasi. Jika sukses dan diikuti penyerang lain, para gelandang di belakang mereka akan menikmati ruang bermain yang lebar.
Kekhawatiran tentu ada, terutama soal kedalaman lini belakang dan pencarian penyerang tengah anyar pengganti Robert Lewandowski. Namun, satu hal yang sudah dibuktikan Flick adalah bahwa kolektivitas adalah yang terpenting.
Kehilangan Frenkie sebelum musim dimulai jelas membuat frustrasi. Menunggu Barcelona mendatangkan striker dan bek anyar juga tak menyenangkan. Semakin lama waktu berlalu, pertanyaan seputar sejauh mana tim bisa melaju tanpa kedalaman skuad yang memadai di setiap posisi akan semakin mengemuka.
Di lini tengah, setidaknya ada opsi bernama Gavi dan Marc Bernal. Pada akhirnya, tidak akan mengejutkan jika keduanya berbagi waktu bermain. Flick menginginkan lebih dari sekadar solusi jangka pendek. Pelatih asal Jerman itu pantas mendapatkan solusi jangka panjang yang bisa diandalkan.
Ini adalah peluang emas bagi Gavi dan Marc Bernal untuk bersinar. Musim ini, mereka berkesempatan memainkan peran utama saat Barcelona mempertahankan gelar. Banyak hal dipertaruhkan, dan siapa pun yang mengincar tempat di starting eleven Flick harus langsung tancap gas serta menunjukkan seberapa keras mereka mau berjuang untuk itu.