Masa depan megabintang NBA, LeBron James, masih menjadi teka-teki usai resmi meninggalkan Los Angeles Lakers. Sang agen, Rich Paul, menegaskan bahwa pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA tersebut tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait klub barunya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →"Kami tidak akan terburu-buru. Ini adalah pilihannya, dan ketika dia siap membuat keputusan, dia akan menyampaikannya," ujar Rich Paul dalam podcast Game Over bersama penyiar olahraga Max Kellerman.
Paul mengungkapkan sejumlah tim telah menghubungi dirinya untuk merayu pemain berusia 41 tahun tersebut. Namun, ia memastikan seluruh klub peminat tidak perlu melakukan upaya berlebihan karena pesan dan penawaran yang masuk sudah tersampaikan dengan sangat jelas.
Keputusan hengkangnya LeBron dari Lakers ditandai saat Paul memberitahukan manajemen tim tiga minggu lalu. Pemain yang sudah 22 kali masuk skuad All-Star itu memilih menjadi agen bebas ketimbang bertahan di Lakers untuk musim ke-24 miliknya yang mencatatkan rekor baru di liga.
Sejumlah laporan dari ESPN menyebutkan beberapa klub berpotensi menjadi pelabuhan baru LeBron, di antaranya Golden State Warriors, Philadelphia 76ers, serta peluang kembali ke mantan timnya seperti Miami Heat atau Cleveland Cavaliers.
Situasi ini bahkan mendapat perhatian dari komisioner NBA, Adam Silver, yang berharap LeBron segera mengumumkan keputusan agar penyusunan jadwal pertandingan musim baru bisa diselesaikan. Paul mengaku telah bertemu langsung dengan Silver di New York untuk menjelaskan situasi tersebut.
Paul menampik tuduhan bahwa proses ini sengaja diulur-ulur untuk mencari perhatian publik seperti saat pengumuman legendaris "The Decision" pada tahun 2010 lalu. Saat itu, LeBron mengumumkan kepindahannya dari Cavaliers ke Miami Heat melalui siaran langsung televisi.
"Saya pikir penting bagi orang-orang untuk memahami bahwa kami tidak menjadikan ini sebuah tontonan atau pencarian perhatian. Ini murni keputusan bisnis. Sebagai seorang atlet, mengapa dia harus terburu-buru menentukan pilihannya?" pungkas Paul.
Pada musim 2025-2026 bersama Lakers, pemenang empat kali MVP NBA ini mencatatkan rata-rata 20,9 poin, 7,2 assist, dan 6,1 rebound dalam 60 pertandingan. Sepanjang kariernya dalam 1.622 laga, ia membukukan rata-rata 26.8 poin, 7,5 rebound, dan 7,4 assist.