Pierluigi Collina merupakan mantan wasit sepak bola legendaris asal Italia yang lahir di Bologna pada 13 Februari 1960. Namanya mencuat di dunia internasional berkat kepemimpinannya yang tegas serta penampilannya yang sangat ikonik dengan kepala plontos akibat alopecia.
Perjalanan kariernya dimulai setelah ia mengambil kursus wasit pada tahun 1977 saat menempuh studi ekonomi di University of Bologna. Berkat kemampuan adaptasi yang cepat, ia berhasil memimpin pertandingan kasta tertinggi Serie A sebelum akhirnya masuk dalam daftar wasit FIFA pada tahun 1995.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePuncak karier internasionalnya terjadi ketika ia dipercaya memimpin laga final Piala Dunia 2002 antara Brasil melawan Jerman di Yokohama. Selain itu, ia juga memimpin final Liga Champions UEFA tahun 1999 yang mempertemukan Bayern Munich melawan Manchester United.
International Federation of Football History and Statistics menobatkannya sebagai wasit terbaik dunia selama enam tahun berturut-turut dari 1998 hingga 2003. Rekor tersebut menegaskan kualitas dan integritas tinggi yang selalu ditunjukkannya di setiap pertandingan besar.
Transformasi Karier dan Peran Baru di FIFA
Setelah pensiun dari dunia pengadilan lapangan hijau, Pierluigi Collina tetap mendedikasikan dirinya untuk perkembangan sepak bola global. Ia dipercaya mengemban berbagai posisi strategis di tingkat federasi internasional maupun Eropa.
Collina sempat menjabat sebagai kepala wasit UEFA sebelum akhirnya diangkat menjadi ketua komite wasit FIFA pada tahun 2017. Dalam kapasitas tersebut, ia memegang kendali penting dalam mengevaluasi serta menunjuk perangkat pertandingan untuk turnamen besar.
Ia juga menjadi figur sentral di balik penerapan dan evaluasi sistem Video Assistant Referee pada Piala Dunia 2018. Melalui kepemimpinannya, teknologi tersebut berhasil diintegrasikan guna meminimalisir kontroversi keputusan di lapangan.
Di luar dunia sepak bola, Collina dikenal sebagai penasihat keuangan dan figur populer yang sering muncul di berbagai iklan komersial global. Hingga kini, pengaruh besarnya dalam menjaga sportivitas tetap diakui oleh insan sepak bola dunia.