World Cricket League atau WCL menjadi kompetisi kriket internasional yang diselenggarakan International Cricket Council untuk tim nasional tanpa status Test sejak 2007. Kompetisi ini menerapkan sistem promosi dan degradasi antar divisi dengan tujuan utama menyediakan jalur kualifikasi Piala Dunia bagi seluruh anggota Associate ICC.
Struktur World Cricket League awalnya terdiri dari lima divisi pada 2007 sebelum diperluas menjadi delapan divisi pada 2010. Setiap divisi biasanya diikuti enam tim dengan dua tim promosi, dua degradasi, dan dua bertahan untuk edisi berikutnya. Jumlah divisi kembali dikurangi menjadi lima pada 2015 untuk menyederhanakan kompetisi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeWorld Cricket League menjadi jalan utama bagi tim Associate menuju Cricket World Cup hingga 2019. Pada 2018, kualifikasi Piala Dunia menampilkan empat tim berstatus Full, empat tim Divisi Satu, dan dua tim teratas Divisi Dua. Dua tim terbawah dalam kualifikasi kehilangan status ODI dan terdegradasi ke Divisi Dua.
Sejak 2005, ICC merilis peringkat khusus bagi negara non-Test untuk melengkapi ICC ODI Championship. Peringkat ini digunakan untuk menentukan pembagian divisi World Cricket League dengan tim peringkat 11-16 masuk Divisi Satu, 17-20 Divisi Dua, 21-24 Divisi Tiga, dan sisanya masuk kualifikasi regional.
Sistem Promosi Degradasi World Cricket League
Pada 2017, Afghanistan dan Irlandia dipromosikan menjadi Full Member sehingga hanya menyisakan empat negara Associate pemegang status ODI yakni Skotlandia, Belanda, UAE, dan Nepal. Belanda sebagai juara WCL Championship 2015-2017 berhak lolos ke ICC Cricket World Cup Super League 2020-2022.
World Cricket League resmi berakhir setelah turnamen Divisi Dua 2019 dan digantikan oleh ICC Cricket World Cup League 2 serta ICC Cricket World Cup Challenge League. Peringkat akhir WCL digunakan sebagai dasar penempatan tim dalam dua liga baru yang mulai berjalan pada 2020.
Sistem promosi dan degradasi menjadi ciri khas World Cricket League yang membedakannya dari kompetisi kriket lainnya. Dua tim teratas di setiap divisi naik kasta, sementara dua terbawah turun kasta, menciptakan dinamika persaingan ketat di setiap level kompetisi.
Turnamen regional berfungsi sebagai kualifikasi menuju divisi terendah World Cricket League. Lima wilayah pengembangan ICC yakni Afrika, Amerika, Asia, Asia-Pasifik Timur, dan Eropa menyelenggarakan turnamen masing-masing untuk menentukan tim yang berhak masuk struktur liga global.