UEFA Super Cup bermula dari gagasan brilian Anton Witkamp, seorang wartawan dan editor olahraga surat kabar Belanda De Telegraaf, pada tahun 1971. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, ide tersebut muncul di tengah era kejayaan total football Belanda ketika Ajax mendominasi panggung sepak bola Eropa.
Ajang bergengsi ini awalnya mempertemukan juara European Cup melawan juara European Cup Winners" Cup sebelum mengalami berbagai penyesuaian format seiring berjalannya waktu. Sebagaimana dilaporkan dari berbagai sumber sejarah sepak bola, laga final edisi pertama antara Ajax melawan Rangers pada tahun 1972 sempat berstatus tidak resmi sebelum akhirnya diakui UEFA pada tahun berikutnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan resmi UEFA, transformasi besar terjadi ketika format dua leg dihapuskan pada tahun 1998 dan beralih menjadi pertandingan tunggal di tempat netral. Dari analisis Kabayan News, klub asal Spanyol Real Madrid mencatatkan diri sebagai tim paling sukses dalam sejarah kompetisi ini dengan koleksi enam trofi juara.
Perjalanan turnamen ini juga diwarnai perpindahan venue tetap di Stade Louis II Monaco menuju berbagai stadion berbeda di seluruh Eropa sejak tahun 2013. Seiring dinamika regulasi modern, pertandingan kini langsung dilanjutkan ke babak adu penalti jika skor imbang setelah waktu normal berakhir tanpa melalui babak tambahan.