Sektor sayap AC Milan masih menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi pelatih Ruben Amorim karena komposisi skuad saat ini belum sepenuhnya ideal untuk mendukung skema taktik 3-4-2-1 andalannya.
Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, peran wing-back atau pemain sayap sangat krusial dalam filosofi permainan Ruben Amorim karena bertindak sebagai sumber kekuatan menyerang sekaligus penjaga keseimbangan tim.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa tantangan terbesar pelatih asal Portugal tersebut adalah menemukan profil pemain sayap memiliki kemampuan seimbang dalam fase bertahan maupun menyerang.
Di sisi kanan pertahanan, Alexis Saelemaekers awalnya diprediksi menjadi pilihan utama karena memiliki karakteristik teknik mumpuni serta etos kerja sesuai kebutuhan taktik sang pelatih.
Namun dinamika berubah ketika Samuel Chukwueze menunjukkan potensi tampil sebagai wing-back kanan, meski inkonsistensi dalam bertahan masih menjadi catatan penting bagi pemain asal Nigeria tersebut.
Menurut analisis Kabayan News, eksperimen taktikal ini memaksa manajemen Rossoneri untuk bergerak cepat di bursa transfer apabila para pemain yang ada gagal memberikan jaminan kestabilan penuh sepanjang musim.
Sementara itu untuk posisi sebelah kiri, opsi pemain tampak semakin terbatas setelah Zachary Athekame dipinjamkan ke Lyon serta profil Davide Bartesaghi belum memenuhi kriteria kecepatan yang diinginkan.