AC Milan menilai Adrien Rabiot sebagai pemain yang tak tergantikan di lini tengah sehingga manajemen klub berencana memberikan perpanjangan kontrak baru. Di tengah berbagai perubahan besar yang terjadi pada bursa transfer musim panas, gelandang asal Prancis tersebut tetap dipertahankan sebagai pilar utama tim.
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan pentingnya peran sang pemain dalam proyek jangka panjang klub menjelang pertandingan melawan Venezia. Pelatih asal Portugal itu menyatakan bahwa pihak klub ingin segera memperpanjang masa bakti sang pemain jika kesempatan tersebut terbuka lebar.
"Adrien adalah pemain krusial untuk proyek kami. Kami ingin mempertahankannya, dan jika kesempatan itu muncul, kontraknya harus diperbaharui. Dia tahu itu," ujar Amorim dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSaat ini Rabiot masih terikat kontrak hingga 2028 dengan opsi perpanjangan hingga 2029. Namun berdasarkan laporan media Italia Tuttosport, manajemen klub berambisi untuk mengamankan jasanya lebih awal mengingat peran krusialnya di lapangan.
Gerry Cardinale Siap Beri Tawaran Gaji Tinggi
Diskusi awal antara pihak klub dan ibu sekaligus agen sang pemain, Veronique Rabiot, dilaporkan telah dilangsungkan. Pertemuan tersebut menegaskan status Adrien sebagai aset vital bagi Rossoneri, terutama saat gelandang senior Luka Modric memasuki musim pemungkas dalam kariernya.
Pemilik AC Milan Gerry Cardinale dijadwalkan akan melakukan pertemuan empat mata dengan Véronique Rabiot guna merampungkan poin-poin penting proposal kontrak baru. Pertemuan puncak tersebut direncanakan berlangsung selepas penutupan jendela transfer musim panas.
Manajemen klub berencana memperpanjang durasi kerja sama tersebut setidaknya hingga tahun 2030, di mana sang gelandang akan menginjak usia 35 tahun. Tawaran kontrak jangka panjang ini menunjukkan keseriusan klub dalam mempertahankan stabilitas tim.
Selain perpanjangan durasi kontrak, klub juga siap menjadikan sang pemain sebagai salah satu penerima gaji tertinggi di dalam skuad. Rencananya manajemen akan menawarkan bayaran bersih sebesar 5 juta euro per musim kepada sang gelandang.
Angka tersebut akan menempatkan pemain berusia 31 tahun itu di posisi ketiga sebagai pemain dengan bayaran termahal di klub. Ia bakal sejajar dengan jajaran pemain bintang berpenghasilan tinggi lainnya seperti Gonçalo Ramos dan Mike Maignan.
Langkah strategis ini diambil manajemen untuk memagari sang pemain dari incaran klub lain sekaligus mengapresiasi kontribusi konsistennya di bawah sistem taktik baru pelatih Ruben Amorim.