BYD bersiap meluncurkan varian baru mobil listrik mewah Denza Z9 GT di pasar China dengan perkiraan harga sekitar USD 50.000 atau setara 339.800 yuan. Model terbaru ini diposisikan di antara varian Flagship RWD dan trim e3 Performance untuk memperluas pangsa pasar kendaraan listrik berperforma tinggi.
"Model baru ini hadir sebagai respons atas masukan konsumen dengan menawarkan konfigurasi tri-motor yang lebih ringan dan terjangkau," ujar General Manager Denza Li Hui sebagaimana dikutip dari laporan Electrek.
Performa yang ditawarkan sangat fantastis berkat konfigurasi tiga motor listrik yang mampu memuntahkan daya hingga 850 kW atau setara 1.140 horsepower. Angka tersebut melonjak drastis dibanding versi motor tunggal yang "hanya" menghasilkan 496 horsepower atau 370 kW.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari segi spesifikasi fisik, kendaraan ramah lingkungan ini memiliki panjang mencapai 17 kaki dengan jarak sumbu roda 123 inci yang seukuran dengan Porsche Panamera. Mobil ini juga dibekali teknologi Blade Battery 2.0 serta sistem Flash Charging yang diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar lima menit.
Ekspansi Global dan Persaingan Pasar EV China
Strategi agresif BYD dalam memangkas harga mobil berperforma buas menjadi bagian dari persaingan ketat di industri otomotif China. Sebelumnya, pabrikan ini juga sukses menekan harga pasar melalui kehadiran model terjangkau seperti Seagull EV yang dibanderol mulai USD 11.000.
Kendati dijual dengan harga kompetitif di kandang sendiri, banderol Denza Z9 GT di luar negeri tercatat jauh lebih tinggi. Di pasar Eropa seperti Jerman, kendaraan mewah berteknologi tinggi ini dipasarkan mulai dari harga 115.000 euro atau melampaui USD 133.000.
Pabrikan otomotif Tiongkok secara konsisten berupaya mempersempit jarak antara keterjangkauan harga, spesifikasi performa ekstrem, dan jangkauan global. Langkah ini memaksa para kompetitor internasional untuk merespons cepat dinamika pasar kendaraan listrik yang bergerak sangat dinamis.
Kehadiran berbagai inovasi teknologi dan efisiensi produksi membuat industri kendaraan listrik di China terus mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2026. Dominasi pabrikan lokal dalam menawarkan spesifikasi kelas atas dengan harga miring kini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen otomotif global.