Berdasarkan laporan media internasional, hasil skor pertandingan antara Boca Juniors melawan Lanus dalam lanjutan Torneo Clausura 2026 di La Bombonera berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Gol tunggal penentu kemenangan tersebut dicetak oleh Tomas Belmonte pada detik-detik akhir pertandingan, tepatnya di menit-menit krusial menjelang bubaran.
Kendati berhasil mengamankan tiga poin penuh di kandang, jalannya pertandingan justru diwarnai oleh gelombang protes keras dari kubu tim tamu. Sebagaimana diwartakan, para pemain, jajaran pelatih, hingga petinggi Lanus meluapkan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan wasit Pablo Dovalo serta kinerja perangkat Video Assistant Referee dalam laga tersebut.
Salah satu insiden yang paling disorot terjadi pada babak pertama ketika pemain muda Boca Juniors, Leonel Flores, melakukan tekel keras dengan mengarahkan kaki ke bagian tibia pemain Lanus, Sasha Marcich. Namun, wasit Pablo Dovalo hanya memberikan kartu kuning tanpa adanya intervensi lebih lanjut dari ruang VAR.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGelandang Lanus, Felipe Pena Biafore, turut menyuarakan kekecewaannya seusai pertandingan usai timnya tampil lebih dominan dan sempat mengenai tiang gawang sebanyak tiga kali. "Jugamos mejor que ellos y duele, porque, sin nada, te ganan", ujar Pena Biafore mengungkapkan kekesalannya atas kekalahan agonistik tersebut.
Kritik tajam juga dilontarkan oleh mantan bek yang juga figur senior, Carlos Izquierdoz, yang menilai bahwa wasit utama kurang memiliki ketegasan dalam mengambil keputusan krusial di awal laga. Menurut Izquierdoz, wasit seharusnya tidak ragu memberikan kartu merah atas insiden keras yang terjadi di babak pertama.
Pelatih kepala Lanus, Mauricio Pellegrino, turut menyampaikan rasa kecewanya dalam sesi konferensi pers resmi setelah pertandingan usai. "Como profesional del futbol, para mi esto es triste", ungkap Pellegrino menyoroti kurangnya kepekaan perangkat pertandingan dalam meninjau insiden pelanggaran keras.
Tidak hanya dari jajaran pelatih dan pemain, Presiden klub Lanus, Nicolas Russo, secara terbuka melayangkan kritik pedas terhadap German Delfino yang bertugas di ruang VAR. Pihak manajemen klub merasa dirugikan atas cepatnya pengesahan gol penentu kemenangan tanpa melalui peninjauan offside yang memadai.
Di sisi lain, juru taktik Boca Juniors, Rodolfo Arruabarrena, memberikan tanggapan yang cukup realistis mengenai hasil pertandingan timnya. Arruabarrena secara terbuka mengakui bahwa anak asuhnya tidak tampil optimal dan sebenarnya tidak layak meraih kemenangan jika melihat jalannya pertandingan.