Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Klaim Risiko Perang Pengiriman...
TEKNOLOGI

Klaim Risiko Perang Pengiriman Tembus 2 Miliar Dolar, Lonjakan Premi Mengancam Rantai Pasok Global

By Tomi Ali 2 min read 4 September 2026
Klaim risiko perang pelayaran global tembus 2 miliar dolar akibat perluasan serangan

Klaim risiko perang pelayaran global tembus 2 miliar dolar akibat perluasan serangan

Klaim asuransi risiko perang untuk kapal-kapal yang mengalami kerusakan akibat konflik di Timur Tengah telah menembus angka USD 2 miliar atau setara Rp32,7 triliun. Berdasarkan laporan ahli asuransi maritim, nilai klaim tersebut berasal dari lebih 70 insiden penyerangan yang tercatat sejak pecahnya pertempuran di kawasan tersebut.

David Osler selaku Law and Marine Insurance Editor di Lloyd's List menjelaskan bahwa lonjakan klaim ini diimbangi oleh peningkatan pendapatan premi secara signifikan. "Terdapat sekitar USD 2 miliar dalam klaim risiko perang sejak pecahnya pertempuran di Timur Tengah, dengan lebih dari 70 klaim hingga saat ini," ujarnya.

International Maritime Organization mencatat sudah terjadi lebih dari 72 serangan terhadap kapal niaga sejak bulan Maret. Perluasan wilayah konflik membuat perusahaan asuransi memperluas daftar zona risiko perang hingga ratusan kilometer di sepanjang pesisir barat Arab Saudi di Laut Merah.

Dampak dari krisis keamanan ini langsung merembet ke pasar energi global dengan tambahan biaya asuransi yang menyumbang sekitar USD 7 hingga USD 8 pada harga per barel minyak mentah. Lonjakan premi asuransi lambat laun memaksa pemerintah Arab Saudi mencari jaminan alternatif untuk menekan biaya operasional armada kapal tanker mereka.

Topics
pelayaran asuransi selat hormuz timur tengah ekonomi global minyak mentah laut merah
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.