Berdasarkan laporan media UOL, kreator konten asal Brasil sekaligus pemilik kanal Aviões e Músicas, Lito Sousa, akhirnya angkat bicara untuk menenangkan para pengikutnya setelah mengumumkan diagnosis penyakit Creutzfeldt-Jakob yang tengah dideritanya. Dalam sebuah video terbaru yang dirilis pada Sabtu malam, ia menegaskan bahwa kondisi medis langka tersebut sama sekali tidak memicu rasa sakit maupun penurunan fungsi kognitif pada dirinya.
Mengutip laporan UOL, Lito menyatakan bahwa dirinya merasa beruntung karena kondisi yang dihadapinya tidak menghilangkan kemampuan berpikir maupun kesadarannya. "Saya tidak sedih dan saya akan menjadi orang pertama di dunia yang mengendalikan penyakit ini," ungkap Lito sebagaimana diwartakan dalam pemberitaan tersebut.
Sebagaimana diberitakan oleh UOL, Lito saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Hospital Israelita Albert Einstein dan mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk dunia penerbangan Brasil, klub sepak bola Palmeiras, hingga tim medis yang merawatnya. Ia juga menyebutkan bahwa keterlibatan sang istri, Mila, telah membantu menggerakkan upaya global untuk membuka peluang pengobatan baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, berdasarkan laporan UOL, Kementerian Kesehatan Brasil bersama lembaga internasional kini tengah meninjau kemungkinan partisipasi Lito dalam studi klinis lanjutan di Amerika Serikat yang dikoordinasikan dengan Broad Institute. Di tengah masa pemulihannya, ia turut berpesan kepada para penggemar agar tetap mendukung keberlangsungan kanal YouTube miliknya dengan terus membagikan video-video edukasi penerbangan yang telah ia buat.
Sebagaimana dilansir dari UOL, penyakit Creutzfeldt-Jakob sendiri merupakan kondisi serius yang disebabkan oleh protein abnormal bernama prion dan berpotensi memengaruhi fungsi motorik maupun kognitif penderitanya. Meskipun sang istri melaporkan adanya penurunan pada kemampuan motorik Lito dalam beberapa pekan terakhir, sang influencer tetap optimis dan siap menjadi pionir dalam menghadapi penyakit tersebut.