Sisa-sisa reruntuhan kota kuno Shipden di lepas pantai Norfolk Inggris yang tenggelam akibat terjangan badai sekitar 700 tahun lalu kini kembali dieksplorasi oleh tim penyelam profesional.
Kota Shipden tercatat dalam catatan sejarah Domesday Book pada tahun 1086 memiliki 117 penduduk, 36 babi, sebuah pelabuhan aktif, serta dua bangunan gereja megah sebelum akhirnya lenyap ditelan ombak.
Berdasarkan hasil investigasi bawah air, tim penyelam berhasil memetakan situs dasar laut dan memotret 25 fitur buatan manusia yang diduga merupakan bagian dari struktur bangunan masa lampau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun demikian, tim penyelam tidak menemukan jejak fisik gereja legendaris yang konon loncengnya masih terdengar berbunyi dari dalam kedalaman laut menurut cerita rakyat setempat.
Membongkar Mitos Gereja Kuno di Dasar Laut
Ketua Friends of Cromer Museum Peter Stibbons menyebutkan bahwa penemuan tersebut membuka babak baru dalam meluruskan legenda lokal terkait batu gereja di perairan Cromer.
Penelitian lanjutan dari North Norfolk District Council mengindikasikan bahwa wilayah gereja tersebut sudah berada di bawah permukaan air laut sepenuhnya sejak tahun 1400 akibat badai besar.
Pemanfaatan teknologi fotografi khusus oleh penyelam memungkingkan pembuatan pemodelan 3D guna menganalisis fondasi batu api yang diyakini sebagai upaya membentengi laut pada abad ke-14.
Pihak Friends of Cromer Museum berencana mempublikasikan seluruh teori serta hasil rekonstruksi digital temuan situs bersejarah tersebut secara daring dalam beberapa bulan mendatang.