Kabupaten Pangandaran merupakan wilayah kabupaten yang terletak di bagian ujung tenggara Provinsi Jawa Barat dengan pusat pemerintahan di Kecamatan Parigi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk di wilayah seluas 1.011,04 kilometer persegi ini mencapai 423.667 jiwa dengan tingkat kepadatan 424 jiwa per kilometer persegi.
Wilayah administratif ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Ciamis di sebelah utara, serta Kabupaten Cilacap di Provinsi Jawa Tengah di sisi timur. Sementara itu, batas sebelah selatan adalah Samudra Hindia, sedangkan bagian barat berbatasan langsung dengan Kabupaten Tasikmalaya.
Kondisi topografi daerah ini bervariasi mulai dari dataran datar, bergelombang, hingga bergunung-gunung dengan rentang ketinggian 0 sampai 2.000 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini dialiri oleh tiga daerah aliran sungai utama, yakni DAS Citanduy, Ci Julang, dan Ci Medang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSektor pendidikan di daerah ini didukung oleh fasilitas sekolah formal yang mencakup 284 sekolah dasar, 52 sekolah menengah pertama, serta puluhan sekolah menengah atas dan kejuruan. Selain itu, terdapat pula kampus Universitas Padjadjaran yang turut menopang peningkatan kualitas pendidikan tinggi di kabupaten tersebut.
Sejarah Terbentuknya Pangandaran dan Potensi Pariwisata
Kabupaten Pangandaran resmi berdiri sebagai daerah otonom setelah pengukuhan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2012 pada tanggal 25 Oktober 2012. Sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Ciamis, daerah ini tercatat sebagai kabupaten yang paling muda di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.
Dalam perkembangan pemerintahannya, daerah ini kini dipimpin oleh Bupati Citra Pitriyami bersama Wakil Bupati Ino Darsono untuk periode masa jabatan saat ini. Roda pemerintahan didukung oleh pembagian wilayah administratif yang terdiri dari 10 kecamatan dan 93 desa.
Potensi pariwisata menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah, terutama kawasan wisata pantai dan Cukang Taneuh atau yang lebih dikenal sebagai Green Canyon. Destinasi yang membelah aliran Sungai Ci Julang tersebut dinamai berdasarkan jembatan alami dari tanah dan digagas namanya oleh seorang warga asal Prancis bernama Bill John.
Sebagai daerah yang terus berkembang, wilayah ini juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan pendukung seperti RSUD Pandega yang beroperasi di pusat kota serta jaringan transportasi darat yang terhubung melalui Terminal Pangandaran dan Bandar Udara Nusawiru.