Sebagaimana diwartakan oleh media Jerman t-online, partai Die Gruenen menggelar rapat kerja tertutup di kawasan Kreuzberg, Berlin, untuk kembali menempatkan isu perubahan iklim sebagai fokus utama politik nasional.
Berdasarkan laporan rapat tersebut, pimpinan partai menilai bahwa musim panas ekstrem dan gelombang panas yang melanda Jerman tahun ini membuktikan bahwa isu lingkungan bukan lagi sekadar wacana masa depan.
Co-Ketua Partai Felix Banaszak menyatakan keheranannya mengapa para pesaing politik masih menganggap perlindungan iklim sebagai tugas masa depan, padahal dampaknya sudah sangat merusak di masa kini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam keputusan rapat kerja yang dirilis ke publik, Die Gruenen secara resmi menuntut penanaman setidaknya satu juta pohon jalanan baru di seluruh negeri yang didanai langsung melalui anggaran federal hingga 2030.
Selain penanaman pohon, partai tersebut juga mengusulkan undang-undang khusus pohon baru guna memastikan setiap proyek pembangunan konstruksi wajib memperhitungkan ruang hijau terbuka.
Mengutip laporan yang sama, desakan ini muncul di tengah keprihatinan atas jatuhnya ribuan korban jiwa akibat gelombang panas ekstrem serta memburuknya kondisi fasilitas umum di berbagai wilayah Jerman.
Meski elektabilitas partai di tingkat federal menunjukkan tren kenaikan hingga mencapai 16 persen, para petinggi partai menyadari bahwa tantangan politik di hadapan mereka masih sangat berat.
Menatap agenda pemilihan umum tingkat regional yang krusial di beberapa wilayah Jerman dalam waktu dekat, partai berharap isu adaptasi iklim ini mampu mendongkrak dukungan pemilih secara signifikan.
Kendati demikian, para pengamat menilai bahwa isu iklim kerap kali tergeser oleh dinamika politik domestik dan isu ekonomi, sehingga partai harus membuktikan konsistensi jangka panjang mereka.