Kopi rasa pisang kini menjadi tren minuman baru yang mulai mendominasi pasar dan bersaing ketat dengan menu musim gugur klasik seperti pumpkin spice. Data pasar terbaru yang dirilis Axios menunjukkan bahwa pisang menjadi rasa bahan minuman dengan pertumbuhan tercepat di restoran dalam setahun terakhir.
Sejumlah kedai kopi besar mulai menghadirkan menu berbasis pisang untuk menarik minat konsumen. Starbucks meluncurkan Iced Banana Bread Chai dan Iced Banana Bread Latte, sementara Dunkin sebelumnya telah merilis lini minuman bernuansa pisang seperti Banana Puddin Cloud Latte dan Chocolate Covered Banana Iced Coffee.
Kepopuleran buah ini tidak lepas dari faktor ekonomi dan sejarah kulturalnya yang lekat dengan kenyamanan serta efisiensi biaya hidup. Sejak masa Depresi Besar hingga masa karantina pandemi COVID-19, olahan pisang selalu menjadi pilihan makanan rumahan yang terjangkau dan digemari banyak orang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, tren resep berbasis pisang terus mendominasi media sosial termasuk kreasi kopi viral ala selebritas seperti Eva Longoria. Antusiasme masyarakat di platform digital turut mendongkrak popularitas cita rasa pisang pada berbagai produk minuman komersial.
Kandungan Rasa Pisang dan Tips Konsumsi Sehat
Di balik popularitasnya, para ahli sains makanan menjelaskan bahwa sebagian besar minuman rasa pisang tidak menggunakan buah asli karena kendala stabilitas bahan. Diego Mena selaku food scientist di Obscure Distillery menyebutkan bahwa sebagian besar pemberi rasa mengandalkan senyawa ester bernama isoamyl acetate.
"Sebagian besar puree dan jus sangat tidak stabil, rentan terhadap oksidasi, penuh gula, serta senyawa buah lainnya sehingga membutuhkan pasteurisasi," ujar Diego Mena. Senyawa tersebut kerap dikombinasikan dengan lactones, vanillins, dan alcohols untuk menciptakan karakteristik rasa yang familier bagi konsumen.
Bagi masyarakat yang mencari manfaat kesehatan secara langsung, mengonsumsi buah pisang utuh tetap menjadi pilihan nutrisi yang sangat dianjurkan. Chella Wahlin selaku dietitian dari Life Time Fitness menyatakan bahwa pisang kaya akan kandungan kalium, vitamin C, serta serat alami.
"Saya sangat suka merekomendasikan pisang sebagai camilan sebelum berolahraga, terutama jika seseorang akan melakukan latihan intensitas tinggi berdurasi panjang," ungkap Chella Wahlin. Ia juga menyarankan konsumsi buah pisang segar ke dalam smoothie protein rendah gula sebagai alternatif minuman sehat.