Aksi sekelompok pelajar yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara, berhasil digagalkan oleh jajaran Kepolisian Sektor Metro Penjaringan pada Kamis sore. Peristiwa berkumpulnya para pelajar tersebut sempat terekam kamera dan menjadi viral di berbagai platform media sosial, yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel Unit Binmas yang dipimpin oleh Iptu Shele bersama Aiptu Arifin begitu mendapatkan laporan serta rekaman video yang meresahkan warga. "Menindaklanjuti video viral di media sosial yang memperlihatkan dugaan tawuran pelajar di kawasan Jalan Gedong Panjang, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, personel Polsek Metro Penjaringan segera melakukan pengecekan ke lokasi," ujar Agta kepada awak media.
Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas langsung melaksanakan penyisiran menyeluruh dan mendapati sekelompok pelajar yang berkumpul di pinggir jalan. Melihat kedatangan aparat kepolisian, kelompok remaja berseragam sekolah tersebut tidak berkutik dan langsung kocar-kacir membubarkan diri demi menghindari penangkapan.
"Personel Polsek Metro Penjaringan yang telah berada di lapangan bergerak cepat melakukan tindakan kepolisian sehingga kelompok tersebut membubarkan diri dan situasi kembali aman serta kondusif," tambah Agta menegaskan situasi yang berhasil dikendalikan dengan cepat.
Selain membubarkan massa, petugas kepolisian juga menggali keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan informasi dari warga setempat, sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor tersebut memang terlihat mencurigakan karena membawa sejumlah senjata tajam yang diduga kuat akan digunakan untuk tawuran menuju arah Mitra Bahari.
"Dari hasil pengecekan dan keterangan warga, diketahui bahwa pada Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, sempat melintas sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam ke arah Mitra Bahari," pungkas Agta menutup keterangannya terkait insiden pencegahan tawuran tersebut.