Cadillac F1 melakukan perombakan besar dengan menunjuk Marcin Budkowski sebagai pimpinan tim baru menggantikan Graeme Lowdon menjelang seri balap Formula 1 GP Belanda 2026. Keputusan drastis ini diambil CEO Dan Towriss di tengah berjalannya musim perdana tim asal Amerika Serikat tersebut di ajang balap bergengsi dunia.
"Valtteri Bottas mengatakan bahwa sebuah perubahan besar di tengah musim selalu mengejutkan, tetapi ia memahami alasan yang diberikan oleh Dan Towriss," demikian laporan dari paddock Zandvoort pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Meskipun Graeme Lowdon dianggap sukses membawa Cadillac masuk ke grid F1 hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, masalah kualitas produksi dan rem mobil mulai memicu frustrasi. Pembalap Sergio Perez menyebutkan bahwa kehadiran pemimpin baru dengan perspektif segar sangat dibutuhkan agar tim bisa bergerak maju dengan cepat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMarcin Budkowski langsung dihadapkan pada daftar pekerjaan rumah yang padat, termasuk perpindahan tim ke fasilitas pabrik baru di Silverstone pada hari pertamanya bekerja. Pria berusia 49 tahun tersebut menilai ada beberapa jalan pintas yang terpaksa diambil saat masa persiapan darurat sehingga berdampak pada masalah keandalan mobil.
Fokus Perbaikan Teknis dan DNA Mobil Cadillac
Marcin Budkowski menyoroti masalah pendinginan rem yang kerap menjadi kendala utama Cadillac F1 dalam beberapa seri terakhir musim 2026. Masalah tersebut muncul akibat rangkaian kesalahan desain serta material yang memerlukan evaluasi menyeluruh agar tidak terulang kembali.
"Kami melihat ada banyak anak muda yang sangat cerdas dan berbakat di dalam kantor, namun mereka masih kekurangan pengalaman serta kedalaman yang dimiliki tim lain," ujar Budkowski mengenai kondisi internal skuad.
Budkowski menjelaskan bahwa tim belum memiliki sejarah atau DNA mobil yang matang karena mobil F1 saat ini merupakan proyek prototipe pertama mereka. Pengalaman berharga selama tahun pertama ini diyakini akan menjadi fondasi kuat untuk merancang mobil yang lebih kompetitif pada musim 2027.
Pihak manajemen berharap kehadiran pimpinan baru asal Polandia tersebut dapat mempercepat akselerasi pengembangan performa Cadillac F1 di sisa kalender balap musim ini. Perbaikan jangka pendek tetap diupayakan meski sebagian besar perubahan besar baru bisa diterapkan sepenuhnya pada tahun depan.