Pasien penderita atrial fibrillation kini dapat bernapas lega setelah uji klinis terbaru membuktikan konsumsi kopi harian tidak memperburuk gangguan irama jantung tersebut.
Berdasarkan laporan Cardiovascular Research, peneliti Christopher Wong beserta Gregory Marcus memaparkan temuan DECAF randomized clinical trial mengevaluasi dampak asupan kopi berkafein terhadap pasien aritmia. Selama bertahun-tahun, dunia medis melarang konsumsi minuman berkafein karena dianggap memicu lonjakan detak jantung abnormal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun, riset melibatkan 200 partisipan membuktikan kelompok mengonsumsi secangkir kopi setiap hari justru mencatatkan penurunan risiko kekambuhan klinis atrial fibrillation sebesar 39 persen dibandingkan golongan pantang kopi. Dari analisis Kabayan News, fenomena ini membuka babak baru dalam pendekatan diet pasien kardiovaskular.
Meskipun mekanisme biologis tepat belum sepenuhnya dipahami, kandungan senyawa aktif biji kopi dinilai memiliki efek antioksidan serta antiinflamasi mendukung kesehatan pembuluh darah. Kendati demikian, para ahli tetap menyarankan penelitian lanjutan guna memastikan manfaat protektif tersebut secara menyeluruh sebelum mengubah pedoman klinis secara masif.