Youtuber Muhammad Jannah atau Bigmo dicecar 40 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan promosi liquid vape yang melibatkan anak-anak dalam tayangan siaran langsung. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, pemeriksaan berlangsung intensif untuk menggali duduk perkara dugaan eksploitasi anak di ruang digital.
"Tadi Bigmo telah hadir dan diperiksa sebanyak kurang lebih 40 pertanyaan ya, dan dalam pemeriksaan tersebut Bigmo telah menyampaikan kronologi, kronologi pada saat live streaming tersebut," kata Kuasa Hukum Bigmo, Sangun Ragahdo di Polda Metro Jaya pada Senin (10/8). Sebagaimana dilaporkan, Ragahdo mengeklaim aksi tersebut terjadi tanpa persiapan matang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Jadi Bigmo hanya datang ke situ bersama dua orang temannya, semuanya terjadi secara spontan, dan ya mungkin pada kejadian yang kemarin sempat ramai itu dengan menyebut salah satu brand itu ya spontan aja, tidak ada niatan Mo sama sekali dari awal untuk dalam tanda kutip mengeksploitasi anak," tutur Ragahdo.
Mengutip laporan lanjutan, pihak Bigmo telah mendatangi keluarga korban untuk meredakan situasi serta menyampaikan permohonan maaf secara langsung. "Sebagai itikad baik, Bigmo telah menghampiri, sowan kepada keluarga anak-anak di bawah umur tersebut dan dalam pertemuan tersebut Bigmo menyampaikan permintaan maaf, dan akhirnya para orang tua telah memaafkan dan tidak ada namanya permasalahan di situ," ucap Ragahdo.
Dalam kesempatan serupa, sang kreator konten turut menyampaikan penyesalan mendalam atas kegaduhan yang timbul di tengah masyarakat. "Ya tentunya saya mohon maaf atas kegaduhan yang saya buat, dan pastinya ini jadi pelajaran buat saya ke depannya konten lebih positif dan bermanfaat," ujar Bigmo usai pemeriksaan.
Berdasarkan analisis Kabayan News, kasus ini mendapat perhatian serius dari pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang menegaskan bahwa pelibatan anak dalam promosi produk terlarang merupakan pelanggaran berat. Evaluasi menyeluruh kini dijanjikan oleh Bigmo agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.