Dua tim raksasa sepak bola yang merupakan mantan juara dunia, Prancis dan Inggris, saling berhadapan dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Miami. Berdasarkan catatan kompetisi, kedua tim papan atas ini terpaksa mengubur impian mereka untuk melaju ke partai final hari Minggu setelah masing-masing menelan kekalahan dari Spain dan Argentina di babak semifinal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut laporan taktik di lapangan, kedua juru taktik dari masing-masing tim memutuskan untuk melakukan rotasi besar-besaran pada susunan pemain utama demi memberikan menit bermain bagi para pilar pelapis. Pelatih kepala Les Bleus, Didier Deschamps, memilih untuk mengistirahatkan bek andalan FC Bayern, Dayot Upamecano, di bangku cadangan. Kendati demikian, rekan setimnya, Michael Olise, dipercaya tampil sejak menit awal dalam pertandingan yang menjadi laga perpisahan bagi Deschamps setelah masa bakti yang panjang.
Dari pantauan redaksi di lokasi pertandingan, keputusan mengejutkan diambil oleh kubu Three Lions dengan menempatkan sang kapten, Harry Kane, di bangku cadangan. Keputusan ini tergolong tidak biasa mengingat penyerang tajam tersebut masih memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan penghargaan Sepatu Emas melawan Kylian Mbappe dan Lionel Messi. Harry Kane dan Kylian Mbappe, yang masuk dalam daftar susunan pemain utama Prancis, sebenarnya sama-sama berambisi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan penghargaan pencetak gol terbanyak tersebut sebanyak dua kali.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap komposisi tim, lini belakang Inggris mendapatkan amunisi tambahan dengan kembalinya Jarell Quansah secara langsung ke dalam formasi utama. Sang bek muda kembali bermain setelah sebelumnya terpaksa absen dalam dua pertandingan terakhir akibat menjalani sanksi akumulasi kartu atau suspensi.