Thomas Hill Green atau yang lebih dikenal sebagai T. H. Green merupakan seorang filsuf terkemuka asal Inggris yang mendedikasikan hidupnya untuk pengembangan pemikiran politik dan sosial liberalisme. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, pemikirannya sangat dipengaruhi oleh historisisme metafisik G. W. F. Hegel serta reaksi keras terhadap empirisme murni.
Menurut catatan sejarah, Green lahir di Birkin, West Riding of Yorkshire, Inggris, pada tanggal 7 April 1836 dari seorang ayah yang berprofesi sebagai rektor. Sebagaimana dilaporkan dalam berbagai literatur akademik, ia mengenyam pendidikan di Balliol College, Oxford, sebelum akhirnya diangkat menjadi profesor filsafat moral di universitas yang sama.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan biografi akademik, kontribusi besar Green dalam dunia pendidikan juga terlihat dari perannya bersama sang istri, Charlotte Byron Symonds, dalam mendirikan perguruan tinggi wanita Somerville College di Oxford. Selain aktif di dunia akademis, ia juga terlibat dalam politik lokal serta memperjuangkan hak suara yang lebih luas bagi masyarakat.
Dari analisis Kabayan News, karya-karya anumerta Green seperti Prolegomena to Ethics dan Lectures on the Principles of Political Obligation terus menjadi fondasi penting dalam studi filsafat moral hingga wafatnya pada 26 Maret 1882.