Kekalahan dramatis Timnas Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 menyisakan kecemasan mendalam bagi kubu Chelsea. Kapten mereka, Reece James, sempat terkapar kesakitan di lapangan saat laga menyisakan delapan menit di Atlanta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Meski sempat memicu kekhawatiran besar, Reece James dilaporkan sudah kembali berlatih bersama skuad Three Lions. Namun, situasi ini membuat manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, cemas dan harap-harap cemas menunggu keputusan akhir dari pelatih Inggris, Thomas Tuchel.
Xabi Alonso dan para pendukung Chelsea tentu berharap Reece James tidak dipaksakan tampil dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis di Miami. Pasalnya, pertandingan tersebut dinilai kurang krusial dibandingkan dengan risiko cedera kambuhan yang menghantui sang bek.
Reece James sendiri memiliki riwayat cedera otot yang cukup buruk dan sempat melewatkan beberapa pertandingan di Piala Dunia kali ini karena masalah hamstring. Pemain jebolan akademi Cobham itu harus bekerja keras melawan waktu agar bisa dinyatakan fit pada laga semifinal lalu.
"Sangat menyenangkan bisa kembali berada di lapangan bersama rekan-rekan setim," ujar Reece James dalam sebuah wawancara di program Lions Den sebelum laga melawan Argentina. Sayangnya, kembalinya James belum mampu membawa Inggris melangkah ke partai puncak.
Melalui akun Instagram pribadinya, bek berusia 26 tahun itu juga mengungkapkan rasa frustrasinya atas kegagalan Inggris. "Sepak bola yang kita cintai terkadang bisa sangat kejam. Kami sudah sangat dekat, namun terasa begitu jauh. Kami benar-benar percaya ini adalah momen kami, dan itulah yang membuatnya paling sulit diterima," tulis James.
Setelah menuntaskan laga terakhir bersama Timnas Inggris, Reece James dijadwalkan kembali ke Inggris untuk berlibur selama beberapa pekan. Ia kemudian akan langsung menyusul skuad Chelsea yang tengah bersiap melakoni tur pramusim di bawah arahan arsitek anyar mereka, Xabi Alonso.