Petinggi Chelsea dinilai perlu mengevaluasi kembali strategi transfer mereka yang terlalu berfokus pada pemain muda. Kegagalan strategi tersebut terlihat jelas pada kampanye musim lalu yang penuh dinamika. Keadaan kian rumit setelah Marc Cucurella memutuskan hengkang ke Real Madrid, meninggalkan celah besar dalam hal pengalaman dan mentalitas juara di lini belakang The Blues.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mantan bintang Chelsea, Joe Cole, memberikan saran konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut. Ia mendesak direktur olahraga Paul Winstanley dan Laurence Stewart untuk menggaet John Stones secara gratis. Stones baru saja berpisah dengan Manchester City sebagai agen bebas usai mengoleksi enam gelar Premier League dan satu trofi Champions League.
Meski kerap diganggu cedera di level klub musim lalu, Stones tampil sangat solid bersama timnas Inggris di ajang Piala Dunia. Bek berusia 32 tahun itu menunjukkan kualitas bertahan kelas atas, baik saat bertahan total maupun ketika membantu serangan. Kualitas dan ketenangannya di lapangan dinilai masih berada di level tertinggi.
Langkah ini dinilai mirip saat Chelsea memboyong Thiago Silva dari Paris Saint-Germain pada usia 35 tahun. Kala itu, kedatangan Silva langsung meningkatkan standar pertahanan tim hingga berbuah trofi Champions League. Stones, yang tiga tahun lebih muda dari Silva saat itu, dianggap memiliki modal pengalaman yang tak kalah mumpuni.
Joe Cole menegaskan pentingnya kehadiran pemain senior berpengalaman di tengah skuad muda The Blues. Menurutnya, proses bimbingan dan pembentukan mentalitas pemenang tidak bisa hanya mengandalkan peran pelatih dari luar lapangan.
"Satu hal yang pasti, kita tidak butuh perubahan besar-besaran karena para pemain muda ini masih memiliki potensi yang sama. Mereka hanya membutuhkan pengalaman di sekitar mereka untuk membimbing di lapangan, memberikan kearifan, dan membangun mentalitas bertanding," ujar Cole kepada football.london.
"Bawa pemain seperti John Stones secara gratis. Mereka tidak harus bermain setiap menit di tiap laga, tetapi mereka paham cara menang, paham budaya juara, dan bisa membantu di lapangan. Tim-tim besar selalu dibimbing dari dalam ruang ganti mereka sendiri," pungkasnya.