Tepat sekitar 100 hari sejak terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut), kepemimpinan Michaela Elsiana Paruntu (MEP) mulai menunjukkan arah baru bagi partai berlambang pohon beringin di Bumi Nyiur Melambai. Terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar pada 11 April 2026, MEP mengemban amanah besar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi internal menghadapi agenda politik ke depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, fokus utama MEP tertuju pada penguatan organisasi, soliditas kader, serta membangun sinergi antara struktur partai di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Langkah tersebut sejalan dengan komitmennya saat pertama kali dipercaya memimpin Golkar Sulut, yakni menghadirkan kepemimpinan yang inklusif, solid, dan berorientasi pada kerja nyata.
Tak hanya melakukan konsolidasi internal, MEP juga aktif memperkuat peran politik Partai Golkar melalui kerja-kerja legislatif. Sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, ia terus mengawal berbagai isu strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, pembangunan daerah, hingga pelayanan publik. Kehadirannya di ruang-ruang kebijakan menjadi bukti komitmen Golkar dalam mengawal aspirasi rakyat.
Di bawah kepemimpinannya, regenerasi menjadi salah satu fokus utama. MEP membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda untuk tampil, sekaligus tetap merangkul kader senior sebagai sumber pengalaman. Kolaborasi ini didukung hubungan harmonis dengan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) selaku Ketua Dewan Pertimbangan yang turut menjaga kesinambungan organisasi.
Meski demikian, hingga memasuki hari ke-100, struktur kepengurusan definitif DPD I Golkar Sulut masih belum diumumkan secara resmi. Sejumlah kader berharap penyusunan kepengurusan dilakukan secara matang dengan mengakomodasi berbagai potensi agar mesin partai semakin solid dan efektif dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Saat dikonfirmasi di kantor DPRD Sulut pada Senin (20/07/2026), MEP mengaku baru kembali dari Jakarta untuk berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar. "Saya baru pulang dari DPP dan semuanya masih berproses karena mungkin DPP ingin merampungkan seluruh gelaran Musda di DPD I se-Indonesia. Seperti yang Sulsel juga kan baru selesai. Kalau sudah ada nanti diinfokan," ujar MEP.