Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh Korps Bhayangkara. Sebanyak 96 perwira resmi ditunjuk untuk menduduki berbagai posisi dan jabatan strategis di lingkungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Para personel yang dimutasi ke Bareskrim tersebut terdiri dari 3 Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi, 62 Komisaris Besar (Kombes) Polisi, dan 31 Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Penunjukan ini merupakan bagian dari gelombang mutasi, rotasi, serta promosi jabatan yang melibatkan total 1.121 perwira Polri pada Juni 2026.
Keputusan resmi penunjukan para perwira tersebut tertuang dalam enam Surat Telegram (ST) Kapolri, yakni ST/1335/VI/KEP./2026, ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, ST/1340/VI/KEP./2026, dan ST/1341/VI/KEP./2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa kebijakan mutasi ini merupakan hal yang berulang dan wajar dalam organisasi. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya penyegaran untuk mengoptimalkan kinerja institusi.
"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Dalam jajaran perwira tinggi, terdapat tiga Brigjen Pol yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri, yakni Brigjen Pol Nur Romdhoni, Brigjen Pol Dedy Tabrani, dan Brigjen Pol Prasetyo Rachmat Purboyo.
Sementara pada tingkatan perwira menengah, sejumlah Kombes Pol dipercaya memegang posisi vital di lingkungan Bareskrim Polri. Di antaranya Kombes Pol Dwi Samayo Satiady yang ditunjuk sebagai Kasubdit III Dittipidsiber, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK II, serta Kombes Pol I Made Swetra yang mengemban amanat sebagai Kabid Narkobafor Puslabfor Bareskrim Polri.
Langkah rotasi jabatan ini diharapkan semakin memperkuat penegakan hukum dan efektivitas penyelidikan penanganan kasus di seluruh jajaran direktorat penindakan Bareskrim Polri ke depan.