DeepSeek secara resmi mengumumkan rencana kenaikan harga layanan API dalam waktu dekat akibat lonjakan permintaan global. Berdasarkan analisis Kabayan News, startup kecerdasan buatan asal China tersebut menyatakan tarif baru akan segera dirilis, sehingga para pengguna diimbau untuk bersiap.
Keputusan ini muncul berselang sepekan setelah peluncuran DeepSeek-V4-Flash-0731, model AI ringan berkapasitas 284 miliar parameter. Model tersebut sukses menyita perhatian dunia karena menawarkan performa setara model papan atas dengan biaya jauh lebih terjangkau.
Berdasarkan laporan Emerce, penyesuaian tarif ini menegaskan dilema besar yang dihadapi DeepSeek di tengah perseturan pasar AI yang semakin ketat. Pengamat industri mencatat bahwa langkah menaikkan harga membawa risiko tersendiri mengingat para raksasa teknologi seperti Meta dan OpenAI terus menawarkan performa kompetitif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLembaga riset Epoch AI menobatkan DeepSeek-V4-Flash-0731 sebagai model AI open-weight terkuat kedua di pasaran setelah Kimi K3 milik Moonshot AI. Kemampuannya diklaim berada di kisaran performa antara Claude Opus 4.5 dan Opus 4.6 buatan Anthropic.
Keunggulan utama model ini terletak pada efisiensi biaya operasional yang sangat ekstrem. Artificial Analysis mencatat bahwa pengerjaan tugas rata-rata menggunakan model ini hanya memakan biaya sekitar 3 sen US dolar, jauh lebih murah dibandingkan Claude Fable 5 yang mencapai 3,15 dolar US.
Lonjakan popularitas model ini tercatat sangat masif di berbagai platform termasuk Ollama. Profesor Zhenhui Jack Jiang dari University of Hong Kong menjelaskan efisiensi tersebut bersumber dari arsitektur mixture-of-experts yang menghemat daya komputasi serta memori secara optimal.