Politik adalah proses pembentukan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik modern.
Ini dapat digunakan secara positif dalam konteks solusi politik berkompromi dan tanpa kekerasan, atau secara diskriptif sebagai seni pemerintahan. Berbagai metode digunakan dalam politik, termasuk mempromosikan pandangan politik, negosiasi, membuat undang-undang, serta menggunakan kekuatan internal dan eksternal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePolitik dijalankan pada berbagai tingkatan sosial, mulai dari klan atau suku masyarakat tradisional, melalui pemerintah lokal modern, perusahaan dan lembaga, hingga tingkat negara berdaulat dan internasional.
Di negara bangsa modern, masyarakat sering membentuk partai politik untuk mewakili ide-ide mereka. Anggota partai biasanya sepakat mengambil posisi sama dalam banyak masalah serta mendukung kebijakan kesejahteraan hukum.
Etimologi dan Konsep Kekuasaan dalam Politik
Kata politik berasal dari kata polis dalam bahasa Yunani yang memiliki arti negara kota. Dari akar kata tersebut diperoleh pemahaman bahwa politik adalah serangkaian kegiatan terkait pengambilan keputusan dalam kelompok atau hubungan kekuasaan.
Cabang ilmu sosial mempelajari politik dan pemerintahan disebut sebagai ilmu politik. Politik juga dipandang sebagai interaksi antara pemerintah dengan masyarakat dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan mengikat.
Dalam buku Kamus Sosiologi karya Agung Haryanta dan Eko Sujatmiko, disebutkan lembaga politik adalah lembaga sosial menghususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang yang berhubungan dengan kehidupan politik.
Terdapat banyak sekali sistem politik dikembangkan oleh negara di dunia, antara lain demokrasi, monarki, oligarki, federalisme, sosialisme, kapitalisme, liberalisme, hingga teokrasi.