Definisi sosialisme demokratis mencakup filosofi politik yang menganjurkan demokrasi dilaksanakan bersamaan dengan kepemilikan sosial langsung atas alat produksi dalam suatu tatanan masyarakat.
Paham ini memberikan penekanan kuat pada demokrasi ekonomi, manajemen mandiri, serta pengelolaan institusi ekonomi secara demokratis di dalam sistem pasar atau perencanaan terdesentralisasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePara penganut paham ini memandang kapitalisme secara inheren bertentangan dengan nilai-nilai fundamental seperti kebebasan, kesetaraan, serta solidaritas sosial.
Mereka meyakini cita-cita luhur tersebut hanya dapat diwujudkan secara nyata melalui pembentukan masyarakat sosialis melalui jalur politik revolusioner maupun reformis.
Perbedaan Sosialisme Demokratis dan Demokrasi Sosial
Istilah demokratis pada sosialisme demokratis digunakan secara khusus untuk membedakannya dari aliran sosialisme berbasis Marxisme-Leninisme yang dinilai otoriter.
Sosialis demokrat menolak sistem politik ala Stalinis serta model perencanaan ekonomi komando tersentralisasi yang diterapkan di Uni Soviet pada masa lalu.
Konsep ini juga memiliki perbedaan mendasar dengan demokrasi sosial abad ke-20 karena komitmen transformatifnya dalam mengubah sistem ekonomi kapitalisme.
Sementara demokrat sosial modern cenderung mendukung reformasi progresif tanpa menghapus total kapitalisme, sosialis demokrat menuntut penggantian kepemilikan pribadi.