Departemen Kehakiman Amerika Serikat resmi meluncurkan investigasi terhadap College of William and Mary untuk menentukan apakah program beasiswa serta fasilitas mahasiswa di institusi riset publik berbasis di Virginia tersebut mengandung kriteria rasial yang melanggar hukum. Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian pengawasan ketat pemerintah federal terhadap berbagai institusi pendidikan di seluruh negeri.
Divisi Hak Sipil Departemen Kehakiman mengumumkan pembukaan tinjauan kepatuhan guna menguji potensi pelanggaran Title VI Civil Rights Act 1964 yang secara tegas melarang diskriminasi berdasarkan ras, warna kulit, atau asal negara pada program apa pun yang menerima bantuan keuangan federal.
Asisten Jaksa Agung untuk Hak Sipil Harmeet Dhillon menyampaikan dalam pernyataannya bahwa pemberian beasiswa atau penawaran peluang istimewa kepada mahasiswa berdasarkan warna kulit merupakan tindakan ilegal dan mencederai jaminan Konstitusi yang tidak memandang ras.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak Departemen Kehakiman berfokus memeriksa apakah beasiswa atau fasilitas penunjang mahasiswa di William and Mary terbukti memberikan keistimewaan kepada pelamar dari ras tertentu, mengingat pemerintah tidak akan menutup mata terhadap preferensi berbasis ras dalam bentuk apa pun.
Deretan Program Beasiswa yang Masuk Sorotan Penyelidikan
Sejumlah program di kampus tersebut menjadi sorotan, termasuk program W&M Scholars untuk mahasiswa tahun pertama yang mencakup pembiayaan penuh biaya kuliah di dalam negeri dengan pertimbangan khusus bagi pelamar yang memiliki minat pada keberagaman perspektif.
Selain itu, Martha L. Muguira Fellowship di Sekolah Pendidikan William and Mary memberikan preferensi kepada mahasiswi keturunan Hispanik atau Latin yang membutuhkan bantuan finansial, sementara program Holmes Scholars menawarkan pendampingan khusus bagi calon pemimpin pendidikan dari latar belakang minoritas.
Fakultas Hukum William and Mary juga menyediakan Lemon Legal Scholars Program yang menawarkan setidaknya lima beasiswa penuh bagi lulusan institusi pendidikan tinggi kulit hitam historis atau Historically Black Colleges and Universities.
Menanggapi penyelidikan federal tersebut, pihak William and Mary menyatakan komitmen penuh untuk mempertahankan lingkungan belajar yang bebas dari diskriminasi serta senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan negara bagian maupun federal.