Perdana Menteri India Narendra Modi mendorong para pejabat tinggi pemerintah untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam perumusan kebijakan publik dengan tetap mengedepankan pertimbangan manusia. Arahan tersebut disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi ketiga bersama para sekretaris pemerintahan di New Delhi pada Kamis, 21 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Modi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara departemen pemerintah, universitas, dan generasi muda guna menghadirkan perspektif segar dalam tata kelola pemerintahan. Ia juga meminta para pejabat untuk berpikir dengan visi jangka panjang dalam membentuk masa depan negara.
Selain pemanfaatan teknologi, Modi menyoroti pengelolaan data sebagai aset nasional yang krusial bagi efisiensi birokrasi. Ia meminta adanya solusi interoperabilitas data agar pengelolaan informasi lintas instansi menjadi lebih terpadu dan efektif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeModi juga mengingatkan para pejabat agar meninggalkan pola kerja sektoral yang terkotak-kotak atau bekerja dalam silo. Menurutnya, hal tersebut bukan sekadar masalah organisasi, melainkan persoalan pola pikir yang harus diubah dengan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Penguatan Industri Pertahanan dan Kolaborasi Tim
Selain menyoroti pemanfaatan teknologi dalam birokrasi, Perdana Menteri Narendra Modi menekankan pentingnya penguatan industri pertahanan domestik agar mampu bersaing secara global. Sektor pertahanan dinilai memerlukan peningkatan daya saing melalui inovasi serta kolaborasi yang lebih erat.
Modi juga menyoroti pentingnya interaksi informal di lingkungan kerja untuk membangun semangat tim yang solid di antara para pejabat pemerintah. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas serta efektivitas kinerja instansi negara.
Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi wadah bagi para sekretaris pemerintah untuk memaparkan berbagai prioritas utama serta tantangan dalam implementasi kebijakan di lapangan. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan memperbaiki kinerja birokrasi demi pelayanan publik yang lebih optimal.
Melalui berbagai arahan strategis tersebut, pemerintah India berharap birokrasi dapat bertransformasi menjadi lembaga yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi modern serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.