Kecamatan Madidir menjadi tuan rumah pelaksanaan hari kedua Lomba PKK Tingkat Kelurahan se-Kota Bitung Tahun 2026. Dalam ajang ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh turun langsung untuk menilai pelaksanaan program pemberdayaan di wilayah tersebut. Didampingi Staf Ahli TP PKK Kota Bitung Ny. Telly Maringka Lengkong dan Tim Penilai, kehadiran rombongan disambut antusias oleh jajaran pemerintah kecamatan, kader PKK, serta atraksi Tarian Masamper dari siswa SD GMIM 22 Wangurer.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Penilaian pada hari kedua ini berfokus pada lima wilayah, yakni Kelurahan Wangurer Barat, Wangurer Timur, Paceda, Madidir Weru, dan Madidir Unet. Berbagai kategori utama diperlombakan, mulai dari Lomba Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (AKU HATINYA PKK), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tatanan Rumah Tangga, hingga Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
Camat Madidir Heimans Kansil menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan Ketua TP PKK Kota Bitung dan tim juri. Menurutnya, penilaian ini menjadi sarana evaluasi dan pembinaan penting bagi seluruh kader PKK di wilayahnya agar dapat mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
"Kami memaknai penilaian ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sebagai sarana evaluasi, pembinaan, dan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," ujar Heimans Kansil. Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bitung, yaitu "Harmonisasi Menuju Bitung Maju", yang mengedepankan pembangunan berbasis keluarga.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bitung Ellen Honandar Sondakh menegaskan bahwa kompetisi tahunan ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk mengukur keberhasilan program sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi di tingkat basis, termasuk kelompok Dasawisma. Ajang ini diharapkan mampu memperkuat peran PKK sebagai mitra utama pemerintah dalam membangun keluarga yang mandiri dan sejahtera.
"Lomba ini menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan program PKK sekaligus mendorong setiap kecamatan dan kelurahan untuk terus berkreasi, berinovasi, serta membangun administrasi yang tertib hingga tingkat Dasawisma," tegas Ellen Honandar Sondakh saat memberikan pengarahan.
Di sela-sela peninjauan di Kelurahan Madidir Weru, Ellen Honandar Sondakh juga menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis kepada anak-anak berusia lima tahun. Penyerahan KIA ini menjadi langkah nyata TP PKK Kota Bitung dalam mendukung pemenuhan hak identitas anak sejak dini, sekaligus melengkapi upaya pemberdayaan keluarga secara menyeluruh di Kota Bitung.