Tren mengganti kopi pagi dengan secangkir bubuk barley panggang semakin diminati masyarakat karena bebas kafein serta memiliki aroma dan rasa khas yang menghangatkan.
Banyak klaim beredar di internet menyebutkan bahwa minuman ini mampu membantu mengontrol kadar gula darah karena kandungan serat tinggi pada barley.
Penelitian ilmiah mengenai serat larut beta-glucan pada barley memang terbukti mampu menurunkan lonjakan gula darah setelah makan berdasarkan berbagai uji klinis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun, sebagian besar penelitian tersebut berfokus pada konsumsi biji barley utuh, bukan pada cairan seduhan barley yang disaring seperti teh atau kopi.
Cara Penyajian Menentukan Manfaat Kesehatan
Studi terbaru tahun 2024 menguji apakah proses pemanggangan dan penyeduhan barley menjadi teh tetap mempertahankan manfaat serat dan antioksidannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh serat tertinggal di dalam ampas biji yang disaring, sehingga air seduhannya tidak mengandung banyak serat.
Jika seseorang menyeduh bubuk barley lalu menyaring ampasnya, minuman tersebut praktis hanya menjadi air beraroma tanpa efek penurunan gula darah yang signifikan.
Sebaliknya, mengonsumsi bubuk barley halus yang diaduk langsung ke dalam air memungkinkan seluruh serat tetap masuk ke dalam tubuh.